CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASNUSANTARA

Memahami Rukun dan Syarat Sah Puasa Ramadan

Hanna Hanifah
24 Februari 2026
rukun puasa

ilustrasi. (foto: baznas.go)

Share on FacebookShare on Twitter

WWW.PASJABAR.COM – Rukun puasa dan syarat wajibnya merupakan dua komponen penting yang harus dipenuhi umat Islam dalam menjalankan ibadah puasa Ramadan.

Kedua unsur ini menjadi dasar sah atau tidaknya puasa sebagaimana dijelaskan dalam berbagai literatur keagamaan dan disepakati para ulama.

Secara bahasa, puasa berarti menahan diri. Sementara secara istilah syariat, puasa adalah menahan diri dari segala hal yang membatalkan sejak terbit fajar hingga terbenam matahari, disertai niat karena Allah SWT.

Baca juga:   bjb E-Samsat Lebarkan Sayap Hingga Kepulauan Riau

Rukun dan Syarat Wajib Puasa

Mayoritas ulama menyebut rukun puasa ada dua. Pertama, niat yang dilakukan pada malam hari sebelum fajar untuk puasa wajib seperti Ramadan. Bacaan niat puasa Ramadan adalah:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانِ هذِهِ السَّنَةِ لِلهِ تَعَالَى

Artinya: “Saya niat menjalankan ibadah puasa esok hari demi menunaikan fardu di bulan Ramadan pada tahun ini hanya karena Allah SWT semata.”

Kedua, menahan diri dari hal-hal yang membatalkan puasa seperti makan, minum, hubungan suami istri, muntah disengaja, dan murtad. Hal ini sebagaimana dijelaskan dalam firman Allah pada Surah Al-Baqarah ayat 187 yang memerintahkan menyempurnakan puasa hingga waktu malam.

Baca juga:   Uji Klinis Fase Tiga, PPI Akan Bantu Distribusikan Vaksin COVID-19 Bio Farma

Sementara itu, syarat wajib puasa adalah ketentuan yang membuat seseorang terkena kewajiban berpuasa. Terdapat tujuh syarat wajib, yakni beragama Islam, baligh, berakal, sehat, mampu, tidak dalam perjalanan jauh (musafir), serta suci dari haid dan nifas bagi perempuan.

Orang sakit, musafir, lansia yang tidak mampu, maupun perempuan haid dan nifas diperbolehkan tidak berpuasa dengan ketentuan mengganti di hari lain atau membayar fidyah sesuai aturan syariat.

Baca juga:   Penjelasan Kemendagri soal Nama di KTP Minimal Dua Kata

Memahami perbedaan rukun dan syarat puasa menjadi penting agar ibadah yang dijalankan sah dan bernilai di sisi Allah. Puasa tidak sekadar menahan lapar dan haus, tetapi juga melatih pengendalian diri, meningkatkan ketakwaan, serta memperbanyak amal kebaikan selama Ramadan. (han)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Hanna Hanifah
Tags: puasa Ramadanrukun puasarukun puasa ramadansyarat puasa


Related Posts

larangan Ramadan Kota Bandung
PASBANDUNG

Pemkot Larang Sahur on the Road dan Hiburan Malam Wajib Tutup

20 Februari 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.