CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Bocoran Washington Post: MBS Desak Trump Serang Iran Dibalik Layar, Meski Dipermukaan Minta Damai

pri
2 Maret 2026
Presiden Amerika Serikat Donald Trump menerima kunjungan Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman di Gedung Putih, Washington, 18 November 2025. whitehouse.gov

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menerima kunjungan Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman di Gedung Putih, Washington, 18 November 2025. whitehouse.gov

Share on FacebookShare on Twitter

WWW.PASJABAR.COM — Sebuah laporan investigasi dari Washington Post mengungkap dinamika geopolitik yang mengejutkan di balik serangan militer Amerika Serikat dan Israel ke Iran baru-baru ini. Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman (MBS), dikabarkan melakukan serangkaian panggilan telepon pribadi kepada Presiden AS Donald Trump.

MBS mendesak tindakan militer tegas terhadap Teheran, meskipun secara publik Riyadh menyuarakan de-eskalasi dan dialog.

Kontradiksi Diplomasi Publik dan Rahasia MBS

Menurut sumber yang mengetahui masalah ini, MBS secara konsisten memperingatkan Washington dalam sebulan terakhir bahwa Iran akan menjadi ancaman yang “jauh lebih berbahaya” jika AS tidak segera memanfaatkan kekuatan militer besarnya di Timur Tengah.

Baca juga:   Ketua MPR Dukung Usulan Prof. Mochtar Kusumaatmadja sebagai Pahlawan Nasional

Nasihat strategis ini sangat bertolak belakang dengan pernyataan resmi Arab Saudi kepada dunia internasional.

Pada Januari 2026, MBS secara terbuka menjamin kepada Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, bahwa wilayah udara dan teritorial Saudi tidak akan diizinkan untuk digunakan sebagai basis serangan terhadap Iran.

Ia bahkan mendesak solusi diplomatik dan penghormatan terhadap kedaulatan Iran.

Namun, laporan Post menyebutkan bahwa jaminan tersebut hanyalah bagian dari “permainan ganda” untuk menjaga stabilitas regional di permukaan, sementara lobi-lobi perang terus berjalan di balik layar.

Baca juga:   Pemerintah Tunggak Rp23 Triliun ke Rumah Sakit Penanganan COVID-19

Tekanan Gabungan Saudi-Israel

Keselarasan kepentingan antara Arab Saudi dan Israel dalam memangkas kekuatan Iran dilaporkan menjadi faktor kunci yang menekan Gedung Putih.

Sementara Israel secara vokal menuntut tindakan keras atas kekhawatiran nuklir, desakan pribadi dari Riyadh memberikan legitimasi tambahan bagi Trump untuk meluncurkan serangan gabungan pada Sabtu (28/2/26) lalu.

Serangan tersebut menargetkan situs-situs militer dan pemerintahan Iran setelah perundingan nuklir dianggap menemui jalan buntu.

Trump sendiri telah menyatakan bahwa “pemboman besar-besaran dan tepat sasaran” akan terus berlanjut sepanjang minggu ini.

Respons Iran: Ancaman “Serangan Paling Intens”

Kondisi semakin kritis menyusul konfirmasi tewasnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei (86), akibat serangan tersebut.

Baca juga:   Misi Rebut Kembali Takhta: Persib Bandung Tantang Bhayangkara FC di Stadion Sumpah Pemuda

Kematian Khamenei yang diumumkan pada Ahad (1/3/26) pagi waktu setempat telah memicu kemarahan besar di Teheran.

Garda Revolusi Iran (IRGC) langsung merespons dengan mengancam akan melancarkan “operasi ofensif paling intens” yang pernah ada dalam sejarah mereka.

Target utamanya adalah wilayah Israel dan pangkalan-pangkalan militer AS di seluruh Timur Tengah.

Dengan terungkapnya keterlibatan lobi Saudi, posisi Riyadh kini berada di ujung tanduk jika Iran memutuskan untuk melakukan pembalasan terhadap negara tetangganya tersebut.

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: Amerika Serikatarab saudiDiplomasi dua muka Arab Saudidonald trumpGeopolitikiranKematian Ayatollah Ali KhameneiMBS desak Trump serang Iran 2026Mohammed bin SalmanMohammed bin Salman Donald Trump IranSerangan AS Israel ke Iran 2026Timur TengahWashington Post laporan MBS Iran


Related Posts

Foto: Pavlo Gonchar/SOPA Images/LightRocket via Getty Images
HEADLINE

Dituding Jadi Ajang Premium, Harga Tiket Piala Dunia 2026 Menuai Kritik Pedas Suporter

1 Mei 2026
Foto: UEFA via Getty Images/Mattia Ozbot - UEFA
HEADLINE

Tolak Wacana Italia Gantikan Iran di Piala Dunia 2026, Gabriele Gravina: Memalukan dan Khayalan!

1 Mei 2026
Gianni Infantino menegaskan Iran akan tampil di Piala Dunia 2026 dan bermain di Amerika Serikat. (Karim JAAFAR / AFP)
HEADLINE

Gianni Infantino Pastikan Iran Tetap Tampil di Piala Dunia 2026, Bermain di Amerika Serikat Sesuai Jadwal

1 Mei 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.