BANDUNG BARAT, WWW.PASJABAR.COM – Kurang dari 24 jam setelah penemuan jasad seorang bocah sekolah dasar yang tewas mengenaskan di rumahnya di Desa Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, polisi berhasil menangkap pelaku pembunuhan tersebut.
Pelaku diketahui merupakan kakak tiri korban sendiri yang tega menghabisi nyawa adiknya dengan cara menggorok leher korban.
Penangkapan dilakukan oleh jajaran Satreskrim Polres Cimahi setelah melakukan penyelidikan intensif sejak ditemukannya jasad korban. Pelaku berinisial MZ (28) berhasil diamankan petugas di tempat persembunyiannya di wilayah Cianjur, Jawa Barat.
Peristiwa tragis ini bermula saat korban yang diketahui masih duduk di bangku kelas enam sekolah dasar ditemukan tewas bersimbah darah di rumahnya sendiri di kawasan Cipatat. Penemuan jasad korban pertama kali diketahui oleh ibunya setelah pulang dari kegiatan mengaji pada Selasa malam.
Pelaku Menggorok Leher Korban di Lantai Dua
Kapolres Cimahi, AKBP Niko N. Adiputra, menjelaskan bahwa pelaku pembunuhan bocah SD di Cipatat tersebut merupakan kakak tiri korban yang datang ke rumah tersebut untuk menemui orang tuanya. Namun saat tiba di rumah, pelaku tidak bertemu dengan orang tua korban.
“Pelaku datang ke rumah korban untuk menemui orang tuanya. Karena tidak bertemu, pelaku kemudian mengambil parang di bagian belakang rumah dan naik ke lantai dua tempat korban berada,” ujar AKBP Niko N. Adiputra.
Saat itu korban sedang berada sendirian di lantai dua rumahnya. Tanpa diduga, pelaku langsung menyerang dan menggorok leher korban hingga menyebabkan korban meninggal dunia di lokasi kejadian.
Setelah melakukan aksi keji tersebut, pelaku melarikan diri hingga akhirnya berhasil ditangkap oleh polisi di wilayah Cianjur kurang dari satu hari setelah kejadian.
Saat ini penyidik Satreskrim Polres Cimahi masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap tersangka guna mengungkap motif di balik aksi pembunuhan brutal tersebut.
Kasus ini sebelumnya sempat menggegerkan warga Cipatat, Kabupaten Bandung Barat. Karena korban ditemukan tewas dengan luka parah di dalam rumahnya sendiri. (uby)







