CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASNUSANTARA

Sehari Menyusuri Jejak Sejarah: Empat Museum Surabaya yang Bisa Dikunjungi dalam Satu Rangkaian Perjalanan

Tiwi Kasavela
5 Maret 2026
Sehari Menyusuri Jejak Sejarah: Empat Museum Surabaya yang Bisa Dikunjungi dalam Satu Rangkaian Perjalanan

Salah satu sudut di Museum Dr. Soetomo Surabaya (tiwi/pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter

SURABAYA, WWW.PASJABAR.COM— Surabaya menawarkan beragam destinasi wisata sejarah yang dapat dijelajahi dalam satu hari. Empat museum berikut berada dalam radius yang relatif terjangkau dan menyajikan pengalaman berbeda, mulai dari sejarah pendidikan, kebangkitan nasional, hingga perkembangan kota dari masa kolonial sampai kini.

1. Museum Pendidikan Surabaya : Menelusuri Jejak Pendidikan Bangsa

Museum yang diresmikan pada 25 November 2019 ini menempati bangunan bekas sekolah Taman Siswa. Di dalamnya tersimpan lebih dari 800 koleksi terkait sejarah pendidikan di Indonesia, seperti alat tulis lawas, arsip kurikulum, seragam sekolah, hingga replika ruang kelas tempo dulu.

Penataan ruang tematik membawa pengunjung pada perjalanan sistem pendidikan dari masa kolonial hingga era modern. Museum ini menjadi ruang refleksi tentang bagaimana pendidikan berperan penting dalam membentuk kesadaran kebangsaan dan identitas nasional.

Baca juga:   Raffi Ahmad Datang ke Gedung KPK, Ada Apa?

2. Museum WR Soepratman Surabaya : Rumah Sunyi Pencipta “Indonesia Raya”

Museum ini merupakan rumah tempat wafatnya Wage Rudolf Soepratman pada 17 Agustus 1938. Di lokasi ini, pencipta lagu kebangsaan Indonesia Raya menghabiskan masa-masa terakhirnya dalam kondisi sakit dan berada di bawah pengawasan pemerintah kolonial Belanda.

Koleksi yang dipamerkan meliputi dokumentasi perjuangan, arsip, serta replika biola yang identik dengan sosoknya. Suasana bangunan yang sederhana menghadirkan pengalaman reflektif tentang peran musik dalam perjuangan nasional.

3. Museum Dr. Soetomo Surabaya : Jejak Kebangkitan Nasional dan Dunia Medis

Terletak di kawasan Bubutan, museum ini berada dalam satu kompleks dengan makam Dr. Soetomo, tokoh pendiri organisasi Budi Utomo. Museum menampilkan ratusan koleksi yang menggambarkan perjalanan hidupnya sebagai dokter sekaligus tokoh pergerakan nasional.

Baca juga:   Jalan-Jalan ke Museum Sekarang Bisa Lewat Virtual Lho!

Pengunjung dapat melihat ruang praktik dokter tempo dulu, arsip organisasi, serta dokumentasi aktivitas pergerakan awal abad ke-20. Lokasi makam di area yang sama menambah dimensi reflektif atas kontribusi beliau dalam sejarah Indonesia.

4. Museum Surabaya Siola : Membaca Transformasi Kota dari Masa ke Masa

Gedung Siola yang dibangun pada 1877 pada masa kolonial kini difungsikan sebagai Museum Surabaya. Bangunan berarsitektur klasik ini dahulu dikenal sebagai pusat perbelanjaan modern pada zamannya.

Baca juga:   Reka Ulang Sejarah, Rawat Ingatan Bangsa di Museum Reenactor Malang

Museum Surabaya menyajikan koleksi foto, peta, arsip, serta benda-benda yang menggambarkan perkembangan sosial, ekonomi, dan tata kota Surabaya dari masa kolonial hingga era kontemporer. Tempat ini memberikan gambaran utuh tentang transformasi Surabaya sebagai kota pelabuhan penting dan metropolitan yang terus berkembang.

Keempat museum tersebut dapat dijelajahi dalam satu hari perjalanan dan menawarkan perspektif berbeda tentang sejarah bangsa dan kota. Selain sebagai destinasi wisata edukatif, museum-museum ini menjadi ruang pembelajaran yang mempertemukan pengunjung dengan narasi masa lalu secara lebih dekat dan kontekstual.

Surabaya, melalui museum-museumnya, menunjukkan bahwa sejarah tidak hanya tersimpan dalam buku, tetapi juga hidup di ruang-ruang yang dapat dikunjungi dan dimaknai kembali. (tiwi)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Tiwi Kasavela
Tags: museumMuseum Surabayasurabaya


Related Posts

60 Tahun Pasca G30S, Temu Sejarah Explore #9 Dorong Refleksi Sejarah Bangsa
PASNUSANTARA

60 Tahun Pasca G30S, Temu Sejarah Explore #9 Dorong Refleksi Sejarah Bangsa

26 Januari 2026
Mengenal Lebih Dekat Museum Dr. Soetomo, Jejak Sang Tokoh Kebangkitan Nasional di Surabaya
PASNUSANTARA

Mengenal Lebih Dekat Museum Dr. Soetomo, Jejak Sang Tokoh Kebangkitan Nasional di Surabaya

1 September 2025
Reka Ulang Sejarah
PASNUSANTARA

Reka Ulang Sejarah, Rawat Ingatan Bangsa di Museum Reenactor Malang

19 Mei 2025

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.