BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Sidang Promosi Doktor Ilmu Manajemen Pascasarjana Universitas Pasundan (Unpas) kembali digelar pada Kamis (5/3/2026).
Wahyitno resmi meraih gelar doktor dalam sidang terbuka yang berlangsung di Aula Mandalasaba dr. Djoenjoenan, Aula Pascasarjana Unpas, Jalan Sumatra No. 41 Kota Bandung.
Sidang dipimpin Ketua Sidang Promosi Doktor Prof. Dr. H. Azhar Affandi, SE., M.Sc. Bertindak sebagai promotor Prof. Dr. H. M. Sidik Priadana, MS., dan co-promotor Prof. Dr. H. Dedi Hadian, MM.
Adapun tim penelaah sekaligus penguji dan oponen ahli terdiri atas Prof. Dr. H. M. Didi Turmudzi, M.Si., Prof. Dr. H. Bambang Heru P, MS., Prof. Dr. H. Jaja Suteja, SE., M.Si., serta Prof. Dr. H. Horas Djulius, SE.

Wahyitno mempertahankan disertasinya berjudul Pengaruh Kepemimpinan Transformasional, Budaya Organisasi dan Kompetensi Teknis terhadap Etos Kerja serta Implikasinya pada Kinerja Karyawan yang Dimoderasi oleh Kebijakan Kompensasi (Survei pada Perusahaan Logistik Swasta Nasional di Bekasi Raya).
Ia lulus dengan IPK akhir 3,73 dan meraih yudisium sangat memuaskan, sekaligus tercatat sebagai lulusan doktor ke-594 Ilmu Manajemen Unpas.
Analisis Faktor Strategis SDM Logistik
Dalam abstraknya, Wahyitno menjelaskan penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kepemimpinan transformasional, budaya organisasi, dan kompetensi teknis terhadap etos kerja serta implikasinya pada kinerja karyawan perusahaan logistik swasta nasional di Bekasi Raya, dengan kebijakan kompensasi sebagai variabel moderasi.
Penelitian dilatarbelakangi perkembangan industri logistik yang semakin kompetitif sehingga menuntut sumber daya manusia dengan etos kerja dan kinerja unggul.
Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif melalui survei dengan kuesioner terstruktur. Analisis data dilakukan menggunakan regresi berganda dan Structural Equation Modeling (SEM).

Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional, budaya organisasi, dan kompetensi teknis berpengaruh positif dan signifikan terhadap etos kerja. Selanjutnya, etos kerja terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan.
Uji moderasi memperlihatkan kebijakan kompensasi memperkuat pengaruh ketiga variabel tersebut terhadap etos kerja yang berdampak pada peningkatan kinerja.
Kontribusi Praktis bagi Industri
Usai sidang, Wahyitno menyampaikan bahwa risetnya diharapkan memberi kontribusi nyata bagi perusahaan logistik di Bekasi Raya.
“Maksud dan tujuan dari penelitian yang saya lakukan adalah untuk mengetahui apakah pengaruh dari kepemimpinan transformasional, budaya organisasi, dan kompetensi teknis pada etos kerja yang nantinya berpengaruh pada kinerja yang dimoderasi oleh kebijakan kompensasi ini memberikan kontribusi yang positif pada perusahaan-perusahaan logistik swasta nasional di Bekasi Raya. Dan Alhamdulillah pengaruhnya ternyata positif,” ujarnya.
Ia menambahkan, hasil penelitian ini dapat menjadi masukan bagi pimpinan perusahaan untuk mereviu pola kepemimpinan, sistem budaya organisasi, penerapan kompensasi, serta sistem pelatihan dan pengembangan kompetensi karyawan.

“Karena itu semua akan meningkatkan etos kerja, yang pada akhirnya dapat meningkatkan kinerja bagi karyawan, yang endingnya akan meningkatkan kinerja perusahaan dan menjaga kelangsungan hidup perusahaan di masa depan,” katanya.
Wahyitno juga berharap Pascasarjana Unpas terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat luas dan menarik minat calon mahasiswa. Menurutnya, lingkungan akademik yang suportif dari pimpinan hingga program studi menjadi faktor penting dalam keberhasilannya menyelesaikan studi doktoral. (han)







