VIGO, WWW.PASJABAR.COM – Real Madrid sukses mencuri poin penuh dalam laga tandang yang sulit melawan Celta Vigo di Stadion Balaidos, Sabtu (7/3/2026). Kemenangan tipis 2-1 ini menjadi sangat spesial bagi pelatih Alvaro Arbeloa, mengingat kondisi skuad Los Blancos yang sedang pincang.
Drama Menit Akhir di Balaidos yang Tenggelamkan Celta Vigo
Real Madrid memulai laga dengan meyakinkan setelah Aurelien Tchouameni mencetak gol pembuka pada menit ke-11.
Namun, tuan rumah Celta Vigo memberikan perlawanan sengit dan berhasil menyamakan kedudukan lewat aksi Borja Iglesias.
Saat laga tampak akan berakhir imbang, Federico Valverde muncul sebagai pahlawan.
Gelandang asal Uruguay tersebut mencetak gol penentu di menit-menit akhir pertandingan untuk memastikan tiga poin dibawa pulang ke Madrid.
Hasil ini membuat Real Madrid terus menempel ketat Barcelona di puncak klasemen dengan raihan 63 poin, hanya selisih satu angka dari rival abadi mereka.
Pujian Arbeloa untuk “Pemain Madrid Sesungguhnya”
Usai laga, Alvaro Arbeloa tidak bisa menyembunyikan rasa bangganya. Ia mengungkapkan bahwa kemenangan ini diraih dalam kondisi yang sangat tidak ideal karena Madrid harus kehilangan 10 pemain utama akibat berbagai alasan.
“Hari ini kami datang dengan 10 pemain absen, dan performa yang ditunjukkan para pemain di lapangan patut mendapat banyak pujian,” ujar Arbeloa sebagaimana dikutip dari situs resmi klub.
Arbeloa juga menekankan betapa sulitnya bermain di Balaidos melawan Celta yang sedang dalam performa penuh percaya diri.
“Ini adalah momen-momen ketika Anda melihat para pemain Real Madrid sesungguhnya, dan hari ini saya melihat banyak dari mereka. Saya sangat senang dengan kepribadian yang mereka tunjukkan,” tambahnya.
Persaingan Panas Menuju Puncak LaLiga
Kemenangan dramatis ini memberikan dampak besar pada papan klasemen LaLiga musim 2025/2026.
Real Madrid kini mengoleksi 63 poin dan terus menempel ketat Barcelona yang berada di puncak klasemen.
Los Blancos hanya tertinggal satu poin dari rival abadi mereka tersebut, membuat perburuan gelar juara musim ini semakin panas dan sulit diprediksi.
Dengan performa yang konsisten meski dalam tekanan cedera, Real Madrid mengirimkan pesan kuat kepada para pesaingnya bahwa mereka tidak akan menyerah hingga pekan terakhir.
Kepiawaian Arbeloa dalam mengelola skuad yang terbatas menjadi catatan positif bagi manajemen Madrid dalam menilai kinerjanya sebagai pelatih utama.







