# Dishub Bandung arus mudik
BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung memprediksi jumlah pemudik pada musim mudik Lebaran 2026 akan mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Kenaikan tersebut diperkirakan berada di kisaran 10 hingga 15 persen.
Kepala Dishub Kota Bandung, Rasdian Setiadi, mengatakan indikasi peningkatan jumlah pemudik mulai terlihat dari tren pergerakan penumpang di sejumlah titik transportasi di Kota Bandung.
Menurutnya, salah satu indikator meningkatnya mobilitas masyarakat terlihat di Terminal Cicaheum yang mulai menunjukkan aktivitas penumpang lebih tinggi dibandingkan hari-hari biasa.
“Dari tren yang terlihat, terutama di kawasan Cicaheum, ada kenaikan pergerakan penumpang. Selain itu kendaraan pribadi juga diperkirakan meningkat,” ujar Rasdian.
Mobilitas Kendaraan Pribadi Ikut Meningkat
Rasdian menjelaskan, peningkatan mobilitas masyarakat menjelang arus mudik tidak hanya terjadi pada transportasi umum, tetapi juga pada penggunaan kendaraan pribadi.
Fenomena tersebut merupakan pola yang hampir selalu terjadi setiap menjelang Hari Raya Idulfitri, di mana masyarakat memanfaatkan berbagai moda transportasi untuk pulang ke kampung halaman.
Selain bus antarkota antarprovinsi (AKAP), kendaraan pribadi seperti mobil dan sepeda motor juga diprediksi akan mendominasi pergerakan pemudik dari Kota Bandung menuju berbagai daerah di Jawa Barat maupun luar provinsi.
Dishub Siapkan Bus Cadangan
Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, Dishub Kota Bandung telah menyiapkan sejumlah langkah antisipatif. Salah satunya dengan menyediakan armada bus cadangan yang akan dioperasikan jika terjadi lonjakan permintaan penumpang.
Sedikitnya 10 unit bus tambahan telah disiapkan sebagai armada cadangan. Bus tersebut akan dikerahkan apabila jumlah penumpang meningkat secara signifikan dan tidak dapat ditampung oleh armada reguler.
“Selain menyiapkan bus cadangan, kami juga sudah berkoordinasi dengan beberapa perusahaan otobus untuk mengantisipasi jika terjadi kekurangan armada,” kata Rasdian.
Koordinasi dengan PO dan DAMRI
Dishub Kota Bandung juga melakukan koordinasi dengan sejumlah perusahaan otobus (PO) serta operator transportasi lainnya untuk memastikan ketersediaan armada tetap terjaga selama masa mudik.
Selain itu, Dishub turut menggandeng operator transportasi milik pemerintah, yaitu DAMRI, untuk membantu menambah kapasitas angkutan selama periode arus mudik Lebaran 2026.
Langkah tersebut dilakukan agar pelayanan transportasi bagi masyarakat tetap berjalan optimal serta mampu mengantisipasi lonjakan jumlah penumpang yang diperkirakan akan meningkat pada puncak arus mudik.
Dishub juga mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik untuk merencanakan perjalanan sejak dini, memilih moda transportasi yang aman, serta mematuhi aturan lalu lintas demi kelancaran arus mudik Lebaran tahun ini. (rif)
# Dishub Bandung arus mudik







