MADRID, WWW.PASJABAR.COM – Sepak bola terkadang bisa menjadi sangat kejam, terutama bagi seorang penjaga gawang muda. Hal inilah yang dirasakan Antonin Kinsky saat melakoni debutnya di Liga Champions bersama Tottenham Hotspur melawan Atletico Madrid, Rabu (11/3/2026) dini hari WIB.
Dua Kali Terpeleset, Dua Kali Kebobolan
Pemain berusia 22 tahun asal Republik Ceko ini dipercaya tampil sejak menit awal di Estadio Metropolitano. Namun, laga baru berjalan enam menit, mimpi buruk dimulai.
Kinsky terpeleset saat hendak menyapu bola, yang kemudian dimanfaatkan oleh pemain Atletico hingga berujung pada gol pembuka Marcos Llorente.
Puncak penderitaan Kinsky terjadi pada menit ke-15. Dalam situasi yang hampir serupa, ia kembali terpeleset saat mencoba menguasai bola.
Julian Alvarez yang berada di posisi tepat langsung merebut bola dan menceploskannya ke gawang yang kosong.
Dalam waktu singkat, Tottenham tertinggal 3-0 dan dua gol di antaranya lahir dari kesalahan teknis sang kiper.
Manajer Tottenham tidak ingin mengambil risiko lebih jauh dan menarik keluar Kinsky pada menit ke-17 untuk digantikan oleh Guglielmo Vicario.
Kinsky tampak tertunduk lesu dan langsung menuju ruang ganti, meski sempat mendapat tepuk tangan dukungan dari suporter tuan rumah yang bersimpati.
Dukungan dari David De Gea
Kisah pilu Kinsky ini memicu reaksi dari kiper senior, David De Gea. Eks kiper Manchester United yang kini membela Fiorentina itu mengunggah pesan penguatan melalui media sosial pribadinya.
“Bagi mereka yang tidak pernah bermain sebagai kiper, mereka tidak akan pernah memahami betapa sulitnya bermain di posisi itu,” tulis De Gea di platform X. “Tetaplah tegas dan kamu akan bangkit lagi.”
Profil Singkat Antonin Kinsky
Kinsky didatangkan Tottenham dari Slavia Praha pada bursa transfer musim dingin Januari 2025 dengan nilai transfer mencapai 16 juta Euro.
Pemain muda ini diproyeksikan sebagai investasi jangka panjang The Lilywhites. Meski debutnya di kompetisi elit Eropa berakhir pahit, dukungan dari rekan sejawat seperti De Gea diharapkan mampu membangkitkan mentalitasnya di laga-laga mendatang.







