NEWCASTLE, WWW.PASJABAR.COM – Duel sengit tersaji di St James’ Park saat Newcastle United menjamu raksasa Spanyol, Barcelona, dalam laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions 2025/2026, Rabu (11/3/2026). Kemenangan di depan mata The Magpies harus sirna setelah tim tamu memaksakan hasil imbang 1-1 di penghujung laga.
Kebuntuan di Babak Pertama Newcastle United Vs Barcelona
Sejak peluit pertama dibunyikan, kedua tim langsung memeragakan permainan terbuka dengan intensitas tinggi. Newcastle yang didukung penuh suporter fanatiknya beberapa kali mengancam lewat transisi cepat, sementara Barcelona mencoba mengendalikan ritme melalui penguasaan bola.
Meskipun tercipta sejumlah peluang berbahaya dari kedua belah pihak, buruknya penyelesaian akhir membuat papan skor tetap tidak berubah hingga turun minum. Kedisiplinan lini pertahanan Newcastle membuat Robert Lewandowski dan kolega kesulitan mencari celah bersih.
Barnes Memecah Kebuntuan, Yamal Jadi Penyelamat
Memasuki babak kedua, tempo pertandingan tidak menurun. Setelah melalui perjuangan keras, St James’ Park akhirnya bergemuruh pada menit ke-86. Harvey Barnes sukses memecah kebuntuan dan membawa Newcastle unggul 1-0 setelah memanfaatkan skema serangan yang rapi.
Saat Newcastle tampak akan mengamankan kemenangan krusial ini, petaka datang di masa injury time. Pelanggaran di kotak terlarang membuat wasit menunjuk titik putih untuk Barcelona. Bintang muda Lamine Yamal yang maju sebagai eksekutor dengan tenang menjalankan tugasnya pada menit ke-90+6. Skor 1-1 pun menjadi hasil akhir pertandingan.
Peluang Terbuka di Leg Kedua
Hasil imbang ini membuat peta persaingan kedua tim masih sangat terbuka lebar. Newcastle telah membuktikan bahwa mereka mampu mengimbangi kekuatan Blaugrana, namun Barcelona kini memiliki keuntungan gol tandang (jika aturan tersebut berlaku) atau setidaknya kepercayaan diri lebih saat melakoni leg kedua di kandang sendiri pekan depan.
Manajer Newcastle harus segera mengevaluasi konsentrasi lini pertahanan di menit-menit krusial agar mimpi melangkah lebih jauh di kompetisi elit Eropa ini tetap terjaga.







