MADRID, WWW.PASJABAR.COM – Malam yang kelam menyelimuti Manchester City saat bertandang ke Stadion Santiago Bernabeu, Kamis (12/3/2026) dini hari WIB. Dalam laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions 2025/2026, Real Madrid sukses menghancurkan sang juara bertahan Liga Inggris dengan skor telak 3-0 melalaui hattrick yang diciptakan Federico Valverde.
Hattrick Bersejarah Federico Valverde
Meskipun tampil tanpa tiga pilar utama yang cedera—Kylian Mbappe, Rodrygo Goes, dan Jude Bellingham—skuad asuhan Carlo Ancelotti tetap tampil perkasa.
Federico Valverde menjadi bintang utama dengan mencetak hattrick spektakuler dalam rentang waktu babak pertama (menit 20′, 27′, dan 42′).
Keunggulan tiga gol tersebut bahkan bisa bertambah andai Vinicius Junior berhasil mengeksekusi penalti dengan sempurna ke gawang City yang dikawal Gianluigi Donnarumma.
Sayangnya, eksekusi pemain asal Brasil tersebut gagal menambah penderitaan tim tamu.
Malam Kelam Erling Haaland
Sorotan negatif tertuju tajam pada Erling Haaland. Striker yang diharapkan menjadi tumpuan The Citizens justru tampil sangat mengecewakan.
Haaland seolah “menghilang” dari lapangan dengan hanya mencatatkan 10 sentuhan dalam 82 menit bermain dan hanya melepaskan tiga umpan sepanjang laga.
Penampilan buruk ini memicu komentar pedas dari mantan pemain Juventus, Claudio Marchisio.
“Sangat mengejutkan melihat pemain seperti dia tidak pernah benar-benar menimbulkan ancaman,” ujar Marchisio kepada Goal.
Di sisi lain, legenda Chelsea Gianfranco Zola mencoba memberikan sudut pandang lebih objektif. “Tidak mudah bermain dikelilingi tiga atau empat lawan.
Rekan setimnya sendiri seringkali menutup ruang geraknya. City gagal menciptakan keunggulan posisi,” kata Zola membela.
Ujian Berat di Leg Kedua
Dengan defisit tiga gol, Manchester City kini menghadapi misi mustahil di leg kedua nanti. Kevin De Bruyne dkk dituntut menang dengan selisih empat gol di Etihad Stadium jika ingin mempertahankan asa di kompetisi elit Eropa ini.
Sementara bagi Real Madrid, hasil ini menjadi bukti bahwa kedalaman skuad mereka tetap mengerikan meski tanpa para megabintang.







