CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Sabtu, 9 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Tolak Indonesia Gabung ‘Board of Peace’, Massa Mahasiswa Muslim Gelar Aksi di Gedung Sate

Uby
15 Maret 2026
Puluhan massa dari aliansi pemuda dan mahasiswa muslim menggelar aksi di Gedung Sate Bandung. Mereka menolak Indonesia bergabung dengan Board of Peace (BOP). (Uby/pasjabar)

Puluhan massa dari aliansi pemuda dan mahasiswa muslim menggelar aksi di Gedung Sate Bandung. Mereka menolak Indonesia bergabung dengan Board of Peace (BOP). (Uby/pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Puluhan massa yang menamakan diri Aliansi Pemuda Santri dan Mahasiswa Muslim menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Sate, Kota Bandung, Minggu (15/3/2026) pagi. Mereka secara tegas menyatakan penolakan terhadap rencana Indonesia bergabung ke dalam organisasi internasional Board of Peace (BoP).

Sambil membentangkan spanduk bernada protes, massa menyuarakan kekhawatiran terkait kedaulatan negara dan independensi militer Indonesia jika bergabung dengan lembaga tersebut.

Board of Peace Instrumen Geopolitik Negara Besar

Koordinator aksi dalam orasinya menyatakan bahwa Board of Peace dinilai bukan sekadar lembaga perdamaian biasa, melainkan instrumen kepentingan geopolitik negara-negara besar.

Baca juga:   Hari terakhir West Java Festival 2023

Mereka khawatir, keterlibatan Indonesia dalam BoP akan mengikis kedaulatan dalam pengambilan keputusan strategis nasional.

“BOP hanyalah instrumen kepentingan geopolitik negara-negara besar. Kami menilai Indonesia akan kehilangan independensinya, terutama jika ada keterlibatan komando militer asing dalam struktur tersebut,” ujar Wahyu, Wakil Koordinator Aksi saat ditemui di lokasi.

Soroti Potensi Pengerahan Militer

Selain menolak keanggotaan, massa juga menyoroti kemungkinan pengerahan personel TNI di bawah struktur organisasi tersebut.

Mereka khawatir militer Indonesia nantinya akan berada di bawah komando langsung negara lain, khususnya Amerika Serikat, yang dianggap mendominasi lembaga tersebut.

Baca juga:   Wasit Kontroversial Ma Ning Ditunjuk Pimpin Indonesia vs Irak, Fans Waspada!

Aksi yang berjalan tertib ini juga diwarnai dengan pembacaan pernyataan sikap. Poin utama yang ditegaskan adalah menolak segala bentuk kerja sama pertahanan atau perdamaian yang berpotensi menempatkan militer Indonesia di bawah struktur komando negara lain.

Menurut para demonstran, kebijakan luar negeri Indonesia harus tetap berpegang teguh pada prinsip politik bebas aktif.

Politik bebas aktif artinya Indonesia tidak harus tunduk pada struktur militer asing yang dapat merugikan kepentingan nasional di masa depan.

Pernyataan Sikap dan Harapan

Aksi yang berjalan dengan tertib dan dikawal ketat oleh pihak kepolisian ini diakhiri dengan pembacaan pernyataan sikap secara kolektif. Terdapat tiga poin utama yang disampaikan oleh para pendemo:

  1. Menolak keras keanggotaan Indonesia dalam Board of Peace karena dianggap merugikan kedaulatan bangsa.

  2. Menuntut Pemerintah untuk tetap konsisten menjalankan politik luar negeri bebas aktif tanpa intervensi kekuatan militer global.

  3. Menolak segala bentuk kerjasama pertahanan yang menempatkan personel militer Indonesia di bawah struktur komando atau kendali langsung negara asing.

Baca juga:   Ada Satu Kuintal Ikan Mas di Kolam Retensi Sirnaraga

Massa mengancam akan membawa gelombang demonstrasi yang lebih besar ke tingkat nasional jika pemerintah tidak segera memberikan penjelasan transparan mengenai draf kerjasama dengan organisasi internasional tersebut.

Print Friendly, PDF & Email
Editor: pri
Tags: bandungberita BandungBoard of Peacegedung sateGeopolitikKedaulatan NegaraMahasiswa MuslimMiliter Indonesiaunjuk rasa


Related Posts

Sidang Doktor Ade Yusuf
HEADLINE

Sidang Doktor Ade Yusuf Bahas Pengaruh Faktor Teknologi terhadap Penggunaan Bukalapak

8 Mei 2026
Mahasiswa Tuli Unpad
HEADLINE

Nyaris Menyerah, Mahasiswa Tuli Ini Buktikan Bisa Wisuda dan Jadi Inspirasi di Unpad

6 Mei 2026
Pemkot Bandung mempertimbangkan perpanjangan waktu seleksi pengelola Kebun Binatang Bandung karena minimnya peminat akibat persyaratan ketat. (Eci/pasjabar)
HEADLINE

Pendaftaran Segera Ditutup, Pemkot Bandung Pertimbangkan Perpanjangan Seleksi Pengelola Kebun Binatang

4 Mei 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.