BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Puncak arus mudik Lebaran 2026 mulai terlihat di Stasiun Bandung. Ribuan pemudik memadati stasiun sejak pagi hari untuk berangkat menuju berbagai daerah di Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Sejak pukul 08.00 WIB, jumlah penumpang yang diberangkatkan dari Stasiun Bandung tercatat mencapai sekitar 17.000 orang. Angka tersebut diperkirakan masih akan terus bertambah hingga tengah malam seiring meningkatnya volume keberangkatan.
Para pemudik tampak sudah memadati area stasiun sejak pukul 06.00 WIB. Mereka menunggu kedatangan kereta dan bersiap naik menuju gerbong masing-masing. Bahkan, sesaat setelah kereta tiba, para penumpang langsung bergegas masuk untuk mengamankan tempat duduk.
Mayoritas pemudik merupakan warga Bandung yang hendak pulang ke kampung halaman di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur untuk merayakan Hari Raya Idulfitri bersama keluarga.
Tiket Terjual Ratusan Ribu, Masih Tersisa Ribuan
Manager Humas Daop 2 Bandung, Koeswardojo, menyampaikan bahwa lonjakan penumpang yang mudik lewat jalur kereta di Stasiun Bandung sudah terjadi sejak pagi hari dan diprediksi akan terus meningkat.
“Sejak pukul 8 pagi jumlah pemudik yang diberangkatkan dari Stasiun Bandung tujuan Jawa Tengah dan Jawa Timur mencapai 17.000 orang,” ujarnya.
Ia menambahkan, secara keseluruhan PT KAI telah menyediakan ratusan ribu tiket untuk periode mudik tahun ini.
“Dari tanggal 11 Maret hingga 1 April, pihak KAI menyediakan 345.840 tiket. Sampai hari ini tercatat lebih dari 289.000 tiket sudah dimiliki pengguna jasa kereta api, artinya masih ada beberapa ribu tiket hingga keberangkatan nanti,” katanya.
Dengan tingginya jumlah pemudik, masyarakat diimbau untuk datang lebih awal ke stasiun serta memastikan jadwal keberangkatan agar perjalanan mudik berjalan lancar dan nyaman. (ave)







