Kepadatan terlihat dari ramainya calon penumpang yang memadati area stasiun. Dengan membawa tas dan koper, para penumpang tampak bersiap melakukan perjalanan mudik ke kampung halaman. Aktivitas keberangkatan berlangsung padat sejak sore hingga malam hari.
Pada Rabu malam saja, jumlah penumpang yang diberangkatkan mencapai lebih dari lima ribu orang. Angka ini menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan hari-hari sebelumnya, seiring semakin dekatnya perayaan Lebaran.
Puncak Arus Mudik Diprediksi Terjadi
Berdasarkan data dari Humas Daop 2 Bandung, total penumpang yang telah diberangkatkan dari Stasiun Kiaracondong sejak H-10 hingga H-3 Lebaran sudah melampaui 30 ribu orang. Jumlah ini diperkirakan akan terus bertambah dalam beberapa hari ke depan.
Humas Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menyampaikan bahwa puncak arus mudik diprediksi terjadi pada Rabu dan Kamis. Tingginya minat masyarakat untuk menggunakan kereta api menjadi salah satu faktor utama lonjakan tersebut.
“Untuk hari ini dan besok diperkirakan menjadi puncak arus mudik di Stasiun Kiaracondong, mengingat tiket khususnya kelas ekonomi telah habis terjual,” ujarnya.
PT KAI Daop 2 Bandung juga mengimbau para penumpang untuk datang lebih awal ke stasiun guna menghindari antrean panjang. Selain itu, penumpang diminta memastikan jadwal keberangkatan serta kelengkapan tiket sebelum melakukan perjalanan.
Dengan tingginya antusiasme masyarakat untuk mudik menggunakan kereta api, pihak KAI terus berupaya memberikan pelayanan optimal agar perjalanan tetap aman dan nyaman hingga ke tujuan. (uby)