CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Analisis Perpisahan Mohamed Salah: Akhir Mendadak Sang Raja Mesir dan Tanya Besar di Anfield

pri
26 Maret 2026
Mohamed Salah. (Getty Images Sport)

Mohamed Salah. (Getty Images Sport)

Share on FacebookShare on Twitter

MERSEYSIDE, WWW.PASJABAR.COM – “Halo semuanya, sayangnya, hari itu telah tiba.” Kalimat singkat dari Mohamed Salah di depan lemari trofi raksasanya menjadi lonceng kematian bagi era paling produktif dalam sejarah modern Liverpool. Sang “Raja Mesir” Mohamed Salah dipastikan tanggalkan mahkotanya di Anfield pada akhir musim ini, menyisakan lubang besar sekaligus perdebatan sengit mengenai alasan sebenarnya di balik kepergian ini.

Rasa Penerimaan yang Ganjil

Ada fenomena unik di kalangan pendukung The Reds. Di balik rasa syukur atas jasa Salah sejak 2017, muncul rasa penerimaan yang aneh.

Seolah-olah, perpisahan setahun lebih awal dari kontrak aslinya adalah solusi logis bagi beban finansial klub.

Baca juga:   Jurgen Klopp Puji Jarrel Quansah saat Melawan Bournemouth

Sebagai pemain dengan gaji tertinggi dalam sejarah Liverpool, catatan lima gol dari 22 laga Liga Premier musim ini memang sulit dijadikan pembenaran. Namun, benarkah Salah satu-satunya yang patut disalahkan?

Debat Fisik: Benarkah Kaki Sang “Raja Mesir” Mohamed Salah Sudah Melambat?

Kritik tajam datang dari legenda klub, Jamie Carragher, yang menyebut kaki pemain berusia 33 tahun itu tak lagi sekuat dulu.

Di lapangan, Salah memang tampak kesulitan melewati lawan dengan kecepatan eksplosif yang menjadi ciri khasnya.

Namun, statistik berbicara lain. Meski dianggap menurun, Salah tetap mencatatkan keterlibatan gol (gol dan assist) yang lebih tinggi dibandingkan bintang muda seperti Bukayo Saka di semua kompetisi—padahal Salah tampil delapan kali lebih sedikit.

Baca juga:   Klarifikasi Micky van de Ven Terkait Cedera Horor Alexander Isak: Tak Ada Niat Mencederai

Penampilan luar biasanya saat menghancurkan Galatasaray 4-0 pekan lalu menjadi bukti bahwa api kompetisi itu belum sepenuhnya padam.

Krisis Standar di Ruang Ganti

Ada aroma ketidakadilan dalam cara publik memandang Salah dibandingkan dengan sang kapten, Virgil van Dijk. Saat performa Van Dijk menurun, publik cenderung menyalahkan rekan setimnya. Namun saat Salah kesulitan, ia langsung dituding sudah “habis”.

Andy Robertson memberikan pembelaan menarik dengan menekankan etos kerja Salah yang luar biasa.

“Banyak orang bisa mencontoh standar profesionalismenya,” ujar Robertson.

Kalimat ini seolah menjadi sindiran halus bagi barisan pemain baru di Anfield—seperti Ryan Gravenberch atau Ibrahima Konate—yang masih berjuang membuktikan nilai transfer tinggi mereka di tengah inkonsistensi tim asuhan Arne Slot.

Baca juga:   Arsenal Hajar Villa 4-1: Martin Zubimendi Ungkap Kunci "Keran Gol" Meriam London Terbuka

Mencari Jawaban di Istanbul

Kini, fokus beralih ke tanggal 30 Mei. Final Liga Champions di Istanbul bisa menjadi panggung terakhir bagi Salah untuk memberikan kado perpisahan terindah.

Jika Salah mampu membawa trofi Si Kuping Besar kembali ke Merseyside, maka narasi tentang “kaki yang sudah tidak bisa bergerak” akan terkubur oleh status legenda abadi yang ia tinggalkan.

Kepergian Salah bukan sekadar soal penurunan fisik, melainkan soal transisi identitas sebuah klub besar yang sedang mencari arah baru.

Print Friendly, PDF & Email
Editor: pri
Tags: Analisis TransferanfieldArne SlotBerita Bola DuniaJamie Carragherliga championsliga inggrisliverpoolMohamed Salah


Related Posts

Luis Enrique PSG
HEADLINE

PSG vs Bayern: Luis Enrique Meledak! “Tak Ada yang Akan Berhenti Bertarung!”

6 Mei 2026
Diego Simeone. (Getty Images)
HEADLINE

Bantah Isu Takhayul, Diego Simeone Ungkap Alasan Praktis Pindah Hotel Jelang Hadapi Arsenal

5 Mei 2026
Bek MU Harry Maguire. (Foto: CameraSport via Getty Images/Shaun Brooks - CameraSport)
HEADLINE

Aksi Heroik “Kepala Beton” Harry Maguire Selamatkan Gawang Manchester United, Setan Merah Kunci Tiket Liga Champions!

4 Mei 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.