BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Arus balik libur Lebaran mulai menunjukkan peningkatan signifikan di Terminal Leuwipanjang, Kota Bandung, pada Kamis (26/3/2026) pagi.
Kepadatan penumpang terlihat di berbagai titik terminal, dengan mayoritas pemudik bersiap kembali ke wilayah Jabodetabek seperti Jakarta, Bekasi, dan Depok setelah menghabiskan waktu libur di kampung halaman.
Para penumpang tampak membawa berbagai barang bawaan seperti tas besar dan koper. Mereka memanfaatkan moda transportasi bus karena dinilai lebih fleksibel dan mudah didapatkan, terutama di tengah tingginya permintaan tiket selama masa arus balik.
Harga Tiket Naik, Penumpang Tetap Memilih Bus
Pada momen arus balik ini, harga tiket bus di Terminal Leuwipanjang Bandung mengalami kenaikan berkisar antara Rp5.000 hingga Rp20.000. Untuk rute Bandung–Jakarta, harga tiket yang sebelumnya sekitar Rp85.000 kini naik menjadi Rp105.000. Sementara itu, rute menuju Cikampek juga mengalami kenaikan dari Rp35.000 menjadi Rp40.000.
Salah seorang pemudik tujuan Jakarta, Agus, mengaku tidak keberatan dengan kenaikan harga tersebut. “Kenaikan harga tiket sudah biasa setiap Lebaran. Yang penting masih bisa dapat tiket dan sampai tujuan dengan aman,” ujarnya.
Hal serupa disampaikan Ita Juwita, pemudik tujuan Cikampek. Ia memilih menggunakan bus karena lebih praktis dibanding moda transportasi lain. “Lebih mudah cari tiket bus, tidak perlu jauh-jauh pesan dari jauh hari,” katanya.
Pihak pengelola terminal memprediksi kepadatan penumpang akan terus terjadi hingga akhir pekan, seiring masih berlangsungnya masa libur sekolah. Puncak arus balik diperkirakan terjadi hingga Sabtu dan Minggu mendatang, sebelum aktivitas sekolah dan perkantoran kembali normal pada Senin.
Dengan tingginya mobilitas masyarakat, para pemudik diimbau untuk tetap menjaga keselamatan, mengatur waktu perjalanan dengan baik, serta memastikan kondisi fisik tetap prima selama perjalanan kembali ke daerah asal.







