BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Lonjakan volume sampah selama libur Lebaran menyebabkan sejumlah tempat pembuangan sementara (TPS) di Kota Bandung, Jawa Barat, mengalami penumpukan.
Kondisi ini tidak hanya mengganggu aktivitas warga, tetapi juga menimbulkan bau tidak sedap serta pemandangan yang kurang nyaman. Tercatat, selama periode Lebaran, produksi sampah di Kota Bandung mencapai sekitar 1.800 ton per hari.
Seperti yang terlihat di kawasan Jalan Leuwipanjang, tumpukan sampah bahkan meluber hingga ke trotoar dan sebagian badan jalan. Kondisi tersebut membuat warga yang melintas merasa tidak nyaman akibat bau menyengat yang ditimbulkan.
Selain itu, gunungan sampah di TPS Pasar Leuwipanjang menjadi sorotan karena mengganggu estetika lingkungan sekitar.
Pada hari normal, volume sampah di Kota Bandung berada di angka sekitar 1.500 ton per hari. Namun, saat momen hari besar seperti Lebaran, jumlah tersebut meningkat signifikan hingga 300 ton per hari. Lonjakan ini dipicu oleh meningkatnya aktivitas masyarakat, terutama dari sektor rumah tangga dan perdagangan.
Pemkot Bandung Lakukan Berbagai Upaya Penanganan
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengatakan pemerintah tengah melakukan berbagai langkah antisipasi untuk mengatasi permasalahan sampah di TPS tersebut.
Di antaranya dengan menambah kapasitas pengolahan sampah melalui peningkatan fasilitas petugas pemilah sampah (Gaslah), pengembangan insinerator, serta pengolahan sampah organik di sejumlah wilayah seperti Ciwastra dan Gedebage.
“Kami terus berupaya meningkatkan kapasitas pengolahan sampah, termasuk memperkuat peran petugas di lapangan dan fasilitas pendukung agar penanganan sampah bisa lebih optimal,” ujar Farhan.
Ia juga mengajak masyarakat untuk turut berperan aktif dalam mengurangi produksi sampah dari sumbernya. Menurutnya, kesadaran warga dalam memilah dan mengelola sampah rumah tangga menjadi kunci utama dalam mengatasi persoalan sampah di Kota Bandung.
Pemerintah berharap dengan kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah, permasalahan penumpukan sampah ini dapat segera teratasi dan lingkungan kota kembali bersih serta nyaman. (uby)







