CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

TPA Sarimukti Penuh, Gubernur Jabar Minta Mandiri Kelola Sampah

Uby
2 Oktober 2025
TPA Sarimukti

Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti, Kabupaten Bandung Barat. (foto: uby/pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menginstruksikan para wali kota dan bupati di wilayah Bandung Raya untuk segera menangani persoalan sampah di daerah masing-masing, karena TPA Sarimukti penuh.

Instruksi ini dikeluarkan menyusul adanya pembatasan pembuangan sampah ke Tempat Pembuangan Akhir atau TPA Sarimukti, Kabupaten Bandung Barat, yang kini mulai penuh.

Baca juga:   Tagar STY Out Menggema Usai Indonesia Kalah dari China, Erick Thohir Lakukan Evaluasi

Dedi menegaskan, sampah-sampah yang sudah menumpuk di pinggiran jalan maupun di tempat penampungan sementara (TPS) harus segera diatasi. Menurutnya, pelayanan kepada masyarakat tidak boleh terganggu hanya karena keterbatasan kapasitas TPA Sarimukti.

“Masalah sampah ini harus segera ditangani di tingkat daerah. Jangan sampai dibiarkan menumpuk karena bisa memicu masalah baru,” ujar Dedi, Rabu (1/10/2025).

Baca juga:   Gubernur Dedi Mulyadi Tegaskan Penataan Banjir Bandung Raya Dimulai 2026

Ia menjelaskan, pembatasan pembuangan ke TPA Sarimukti terpaksa dilakukan karena kapasitasnya sudah kritis. Jika volume sampah terus masuk tanpa pengelolaan di daerah asal, dikhawatirkan akan terjadi bencana lingkungan seperti longsoran sampah ataupun masalah kesehatan masyarakat.

Dedi berharap setiap kepala daerah di Bandung Raya mampu mengelola sampah secara mandiri. Dengan begitu, beban TPA Sarimukti dapat berkurang dan risiko darurat sampah dapat dicegah.

Baca juga:   Fenomena Anak Muda SCBD, Begini Respons Ridwan Kamil

“Kalau tiap daerah bisa mengolah sebagian sampahnya sendiri, Sarimukti tidak akan terbebani terlalu berat,” tegasnya.

Instruksi gubernur ini diharapkan dapat mendorong pemerintah daerah, baik Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kota Cimahi, maupun Kabupaten Bandung Barat, lebih serius mengoptimalkan pengelolaan sampah dari hulu hingga ke hilir. (uby)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Hanna Hanifah
Tags: Dedi Mulyadigubernur jawa baratGubernur Jawa Barat Dedi MulyadiTPA Sarimukti penuh


Related Posts

Sekolah Maung
HEADLINE

19 Sekolah di Jawa Barat Resmi Jadi Sekolah Maung 2026, Diterapkan di Tahun Ajaran Baru

7 Mei 2026
kecelakaan kereta bekasi timur
HEADLINE

Dedi Mulyadi Tanggung Biaya Korban Kecelakaan Kereta Bekasi Timur

28 April 2026
Gaji Guru Honorer
HEADLINE

Gaji Guru Honorer Tertahan di Jabar, 3.823 Tenaga Pendidikan Belum Dibayar

25 April 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.