CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Harapan Gubernur Jabar untuk Presiden-Wakil Presiden Periode 2019-2024

admin
20 Oktober 2019
Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyampaikan selamat kepada Joko Widodo-Ma’ruf Amin yang resmi menjadi Presiden-Wakil Presiden Republik Indonesia periode 2019-2024 pada Minggu (20/10/2019).

“Kita mengucapkan selamat atas nama Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat kepada Bapak Jokowi dan Ma’ruf Amin sebagai Presiden dan Wakil Rresiden RI,” kata Emil –sapaan akrab Ridwan Kamil.

“Ini adalah hasil proses demokrasi yang sudah diputuskan dan disepakati. Jadi, mari kita dukung. Karena bagaimana pun lima tahun ke depan akan dipenuhi oleh tantangan,” imbuhnya.

Baca juga:   Fenomena Anak Muda SCBD, Begini Respons Ridwan Kamil

Pada kesempatan yang sama, Emil pun mengutarakan sejumlah harapannya kepada Jokowi-Ma’ruf Amin. Pertama, dia berharap pertumbuhan ekonomi Indonesia terjaga. Kemudian, kondisi sosial politik Tanah Air semakin kondusif dan tidak banyak gejolak.

“Harapan saya hanya satu, di periode pertama, ekonomi bergerak maju, saya merasakan, tetapi sosial politik banyak gejolak. Mudah-mudahan di periode kedua, ekonominya sama majunya, sama melompatnya, dan sosial politik kondusif lahir batin tidak banyak gejolak,” katanya.

Baca juga:   Erick Thohir Minta Warga Indonesia Terima Keputusan FIFA

“Semua perbedaan-perbedaan bisa diselesaikan oleh komunikasi. Itu harapannya. Semoga kita bisa menjadi bangsa yang besar. Menurut prediksi kita akan menjadi negara adidaya pada 2045,” ucap Emil melanjutkan.

Selain itu, Emil meminta kepada Presiden-Wakil Presiden periode 2019-2024 untuk memerhatikan Jabar. Pasalnya, Tanah Pasundan menjadi daerah dengan jumlah populasi terbanyak, yakni sekira 50 juta jiwa atau 20 persen dari populasi Indonesia.

Baca juga:   Majelis Hakim Tawarkan Ridwan Kamil dan Panji Gumilang untuk Mediasi

“Harapannya saya kira agar presiden memprioritaskan provinsi yang penduduknya paling besar, jumlah penduduk Jabar itu 20 persennya Indonesia. Jadi, saya minta harapan teknisnya itu,” ucap Emil.

“Harus ada pemekaran wilayah. Kemudian, ada keadilan fiskal karena saat ini masih belum adil bantuan keuangannya karena lebih besar ke provinsi yang jumlah daerahnya banyak ketimbang yang populasinya banyak, mudah-mudahan harapan ini bisa dipenuhi di periode kedua,” kata Emil mengakhiri. (*/tie)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: emilgubernur jabarjokowiPresiden-Wakil Presidenridwan kamil


Related Posts

pajak kendaraan listrik
HEADLINE

Gubernur Jabar Tegaskan Pajak Kendaraan Listrik Tetap Diberlakukan

21 April 2026
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. (Uby/pasjabar)
HEADLINE

Dedi Mulyadi Ajak Muda-Mudi Jabar Menikah di KUA: Lebih Baik Jadi Raja Selamanya Daripada Raja Sehari!

18 April 2026
Kepala Samsat
HEADLINE

Gubernur Jabar Nonaktifkan Kepala Samsat Usai Tak Jalankan SE

8 April 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.