CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Gubernur Dedi Mulyadi Minta BPK Audit Menyeluruh Kas Pemprov Jabar

Uby
24 Oktober 2025
Gubernur Dedi Mulyadi

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mendatangi kantor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Jawa Barat di Kota Bandung, Jumat (24/10/2025). (foto: uby/pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mendatangi kantor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Jawa Barat di Kota Bandung, Jumat (24/10/2025).

Kunjungan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi tersebut dilakukan untuk mendorong BPK melakukan audit secara mendalam terhadap kas Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang tengah diperiksa saat ini.

Langkah ini dilakukan setelah Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sebelumnya menyampaikan adanya deposito milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Baca juga:   Pembatasan Kegiatan Diperpanjang Hingga Februari

Menanggapi hal itu, Dedi menegaskan bahwa pihaknya ingin memastikan seluruh pengelolaan keuangan daerah transparan dan sesuai dengan peraturan yang berlaku.

“Pemprov Jabar meminta BPK melakukan audit menyeluruh terhadap kas daerah agar publik mengetahui secara jelas kondisi keuangan pemerintah provinsi,” ujar Dedi.

Dedi menambahkan, dari hasil audit nantinya Pemprov Jabar menargetkan dapat menunjukkan pengelolaan keuangan yang baik, baik dari sisi pendapatan yang bersumber dari dana transfer pemerintah pusat maupun Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Baca juga:   Tunggakan Utang Pemprov Jabar ke BPJS Kesehatan Capai Rp300 Miliar

Ia juga membantah adanya dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang diendapkan sebagaimana disebutkan dalam temuan Menteri Keuangan.

“Uang APBD Jawa Barat tidak diendapkan. Semua dikelola sesuai kebutuhan belanja dan perencanaan daerah,” tegasnya.

Menurut Dedi, hasil audit tersebut diperkirakan akan diumumkan pada April 2026 mendatang. Namun, ia berharap proses pemeriksaan bisa dipercepat agar masyarakat segera mendapat kejelasan.

Baca juga:   Indonesia Menang 2-1, Dendy Sulistyawan Kunci Kemenangan atas Curacao

Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengumumkan adanya deposito Pemprov Jabar yang disebut mencapai Rp4,1 triliun.

Pernyataan tersebut kemudian memicu tanggapan dari Gubernur Dedi, yang langsung melakukan koordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri dan Bank Indonesia untuk memastikan kejelasan informasi tersebut. (uby)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: Badan Pemeriksa KeuanganDedi MulyadiGubernur Dedi Mulyadigubernur jawa barat


Related Posts

Sekolah Maung
HEADLINE

19 Sekolah di Jawa Barat Resmi Jadi Sekolah Maung 2026, Diterapkan di Tahun Ajaran Baru

7 Mei 2026
kecelakaan kereta bekasi timur
HEADLINE

Dedi Mulyadi Tanggung Biaya Korban Kecelakaan Kereta Bekasi Timur

28 April 2026
Gaji Guru Honorer
HEADLINE

Gaji Guru Honorer Tertahan di Jabar, 3.823 Tenaga Pendidikan Belum Dibayar

25 April 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.