CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Senin, 11 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Jalan Tak Bisa Dilalui, Lansia di Saguling Dievakuasi Ekskavator

Uby
16 Desember 2025
Jalan Tak Bisa Dilalui, Lansia di Saguling Dievakuasi Ekskavator

Seorang lansia (75) terpaksa dievakuasi menggunakan alat berat ekskavator menuju fasilitas kesehatan terdekat di Saguling, Kabupaten Bandung Barat. (foto: uby)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG BARAT, WWW.PASJABAR.COM – Seorang lansia bernama Anung Asmara Wijaya (75) terpaksa dievakuasi menggunakan alat berat ekskavator menuju fasilitas kesehatan terdekat di Kampung Cibangkonol, Kecamatan Saguling, Kabupaten Bandung Barat. Proses evakuasi yang tidak biasa tersebut viral di media sosial setelah videonya beredar luas dan mengundang perhatian publik.

Dalam rekaman video yang beredar, Anung terlihat dipeluk oleh anak perempuannya saat berada di dalam bucket ekskavator. Dengan kondisi tubuh yang lemah dan menahan rasa sakit, ia diangkut melewati jalan berbatu dan medan yang sulit. Evakuasi tersebut dilakukan karena akses jalan di wilayah tersebut tidak dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.

Baca juga:   Tim Garuda Belum Bisa Menang Lawan China

Warga menyebut, akses jalan di Kampung Cibangkonol saat ini masih dalam tahap pembukaan, sehingga kendaraan tidak bisa menjangkau permukiman warga. Kondisi tersebut menyulitkan proses evakuasi warga yang membutuhkan penanganan medis segera.

Akses Jalan Masih Dibuka, Warga Terpaksa Gunakan Alat Berat

Salah seorang warga, Cucu Cahyati, mengatakan penggunaan ekskavator menjadi satu-satunya pilihan agar Anung bisa segera mendapatkan pertolongan medis. Menurutnya, kondisi jalan yang belum selesai membuat warga kesulitan membawa korban menggunakan kendaraan biasa.

Baca juga:   Jadwal Libur Lebaran Sekolah 2026, Siswa Berpotensi Libur Panjang

Sementara itu, pihak Pemerintah Desa Djati memberikan penjelasan berbeda. Kasi Pemerintahan Desa Djati, Iyep Syarifuddin, menyampaikan bahwa evakuasi menggunakan ekskavator bukan semata-mata karena kondisi jalan rusak, melainkan karena lokasi rumah korban berada di bantaran sungai yang saat ini bertepatan dengan proses pembukaan jalan untuk pembangunan jembatan.

Iyep menambahkan, pembangunan jembatan di ujung danau yang menghubungkan dua desa tersebut merupakan arahan langsung dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Proyek tersebut bertujuan untuk memperlancar mobilitas warga, khususnya dalam akses pendidikan dan layanan kesehatan.

Baca juga:   Ghani Mahasiswa FH Unpas, Jadi Pribadi yang Positif dan Bermanfaat

Pemerintah desa berharap pembangunan jembatan dan akses jalan tersebut segera rampung agar kejadian serupa tidak terulang, serta warga dapat menikmati fasilitas infrastruktur yang lebih aman dan layak. (uby)

 

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Hanna Hanifah
Tags: akses jalan terputusEkskavatorlansia saguling


Related Posts

Ekskavator Melintas di Jalan Raya, Wakil Bupati Karawang Ngamuk
PASJABAR

Ekskavator Melintas di Jalan Raya, Wakil Bupati Karawang Ngamuk

26 Januari 2023

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.