CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Sabtu, 9 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Tak Semua Negara Rayakan Tahun Baru 1 Januari, Ini Alasannya

Hanna Hanifah
1 Januari 2026
tahun baru

ilustrasi. (foto: istockphoto)

Share on FacebookShare on Twitter

WWW.PASJABAR.COM – Tahun baru identik dengan perayaan meriah seperti pesta kembang api, tiupan terompet, hingga jamuan makan bersama keluarga dan orang terkasih. Tanggal 1 Januari pun kerap dimaknai sebagai awal baru untuk menyusun resolusi dan harapan sepanjang tahun. Namun, tidak semua negara di dunia merayakan pergantian tahun pada tanggal tersebut.

Perbedaan budaya, kepercayaan, hingga sistem kalender menjadi alasan utama sejumlah negara tidak menjadikan 1 Januari sebagai momentum. Bersumber dari Go2Tutors, yang ditulis oleh ANTARA, Kamis (1/1/2026), berikut beberapa negara yang tidak merayakan tahun baru pada 1 Januari.

Baca juga:   Ini Wilayah Pertama di Dunia Rayakan Tahun Baru 2026

Perbedaan Kalender dan Tradisi Budaya

China menjadi salah satu negara yang tidak menjadikan 1 Januari sebagai perayaan utama. Meski sebagian generasi muda merayakannya secara sederhana, masyarakat Tiongkok lebih menantikan Tahun Baru Imlek atau Festival Musim Semi. Perayaan ini berlangsung selama 15 hari dan ditandai dengan tradisi mudik besar-besaran, dekorasi merah, petasan, serta pembagian amplop merah.

Hal serupa juga terjadi di Vietnam. Warga setempat lebih memusatkan perhatian pada Hari Raya Tết yang bertepatan dengan Imlek. Persiapan dilakukan berminggu-minggu, mulai dari membersihkan rumah hingga membeli pakaian baru, dengan perayaan yang diisi jamuan mewah dan penghormatan leluhur.

Baca juga:   Pemerintah Kota Bandung Dukung Program MBG, Siap Branding "Mobil Senyum"

Sementara itu, Ethiopia menggunakan kalender sendiri yang berbeda tujuh hingga delapan tahun dari kalender Gregorian. Di Ethiopia, Enkutatash, jatuh pada 11 atau 12 September dan dirayakan dengan pesta keluarga, pertukaran bunga, serta lagu-lagu tradisional.

Iran juga memiliki perayaan tersendiri bernama Nowruz, yang dirayakan saat ekuinoks musim semi. Tradisi ini telah berlangsung lebih dari 3.000 tahun dan melibatkan ritual Haft-sin serta perayaan selama 13 hari.

Baca juga:   Persiapkan Diri, Puncak Mudik Diprediksi Sabtu Besok

Di Arab Saudi dan Brunei Darussalam, faktor agama menjadi alasan utama. Kedua negara menggunakan kalender Hijriah dan membatasi perayaan tahun baru Masehi di ruang publik karena dinilai bertentangan dengan ajaran Islam.

Perbedaan ini menunjukkan bahwa makna pergantian tahun sangat dipengaruhi oleh budaya, sejarah, dan keyakinan masing-masing negara. (han)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: tahun barutahun baru 2026Tradisi Tahun Baru


Related Posts

arus balik tahun baru
PASBANDUNG

Lonjakan Arus Balik Tahun Baru, Stasiun Bandung Berangkatkan 113 Ribu Penumpang

4 Januari 2026
Arus balik Tahun Baru
Uncategorized

Arus Balik Tahun Baru 2026 Padati Jalur Lembang Menuju Bandung

2 Januari 2026
perayaan malam tahun baru
HEADLINE

Pesta Kembang Api Tutup Perayaan Malam Tahun Baru di Kota Bandung

1 Januari 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.