CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Program Pemkot Bandung Gagal, Anak Ayam Banyak Mati

admin
5 Januari 2020
Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Dari sekitar 20 ribu anak ayam yang dibagikan kepada murid SD dan SMP  sekitar 6,9 persen gagal, karena anak ayam mati dengan berbagai penyebab.

Seperti yang terjadi di SMP 54 Bandung, satu kelompok yang terdiri dari 5 siswa mendatangi kepala sekolah dan meminta kembali diberikan anak ayam. Pasalnya, anak ayam yang diberikan sebelumnya ternyata mati dimakan tikus.

“Alhamdulillah dari merawat anak ayam, anak-anak belajar bertanggung jawab. Mereka belajar bagaimana mengelola kekecewaan, mencari solusi atas masalah yang dihadapi dan cara memperbaiki diri,” tutur Kepala SMPN 54 Kota Bandung, Ike Fiesta Renny.

Baca juga:   Dubes Inggris Cicipi Pedasnya Tahu Gejrot di Pembukaan Connecti:City 2024

Ika mengungkapkan, anak-anak tersebut mendatanginya. Mereka kemudian meminta maaf telah lalai menjaga amanah yang dititipkan, mereka pun berjanji tidak akan mengulangi kesalahan.

“Dengan memberi amanah merawat anak ayam, mereka belajar banyak hal soal tanggung jawab dan kasih sayang. Ini sebuah hasil,” katanya.

“Itu karena kesalahannya menyimpan kandang anak ayam. Sehingga anak ayamnya dimakan tikus,” jelas Ika.

Ika memastikan, selain 5 anak ayam yang dimakan tikus, sebagian besar 278 anak ayam tumbuh kembang dengan normal. Para siswa SMPN 54 Kota Bandung cukup apik dan terampil merawat anak ayam.

Baca juga:   Ingin Tetap Jualan, PKL Kudu Taat Aturan

“Mereka senang dengan program ini. Buktinya, ada yang mati, mereka pun meminta diberi lagi,” ujarnya.

Di luar itu, Ika sangat berharap, kolaborasi antara sekolah, siswa, dan orang tua bisa semakin bagus. Khususnya bagi para orang tua agar terus mendukung anaknya memelihara ayam. Karena hal itu bagian dari upaya pembentukan karakter anak.

“Ini bukan hanya sekedar memilihara anak ayam. Tetapi lebih dari itu, banyak hal positif yang bisa diperoleh para siswa. Mulai dari mengetahui tentang tumbuh kembang ayam, belajar bekerja sama dengan teman, hingga bersabar,” jelas Ika.

Baca juga:   Pramuka Unpas Kembangkan Individu Progresif Kompetitif dan Kreatif

Menanggapi hal ini, Wali Kota Bandung Oded M. Danial menilai suatu kewajaran jika ada anak ayam yang mati.

“Hal itu bisa dijadikan pembelajaran bagi anak-anak. Sehingga mereka bisa memperbaiki kesalahan,” kata Oded.

Jangankan para siswa, lanjut Oded, bahkan pengusaha ayam pun mengakui salah satu hama yang harus mereka waspadai adalah tikus.

“Jadi ya wajar saja kalau anak ayam yang dipelihara pelajar ini ada yang mati,” terangnya.

Namun, para siswa sudah mendapat ayam pengganti untuk dipelihara lagi.  (Put)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: anak ayamodedpemkot bandungprogram anak ayam


Related Posts

PHBS
HEADLINE

Pemkot Bandung Fokuskan PHBS pada Sekolah dan Pola Makan

7 Mei 2026
Pemkot Bandung mempertimbangkan perpanjangan waktu seleksi pengelola Kebun Binatang Bandung karena minimnya peminat akibat persyaratan ketat. (Eci/pasjabar)
HEADLINE

Pendaftaran Segera Ditutup, Pemkot Bandung Pertimbangkan Perpanjangan Seleksi Pengelola Kebun Binatang

4 Mei 2026
darurat sampah
HEADLINE

Kuota Sarimukti Ditutup, Kota Bandung Masuk Masa Darurat Sampah

2 Mei 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.