CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Sabtu, 9 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Walkot Bandung Akui Rumah Pabrik Pembuat Jutaan Ektasi Milik Pemkot

admin
24 Februari 2020
Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM –  Penggerebegan pabrik pembuat ekstasi di Arcamanik Kota Bandung, membuat kaget warga Bandung termasuk Wali Kota Bandung Wali Kota Bandung, Oded M. Danial. Yang lebih mengagetkan rumah tersebut tercatat sebagi asset Pemerintah Kota Bandung.

Meski tidak menjelaskan secara rinci, namun Oded memang mengakui Lahan tersebut merupakan lahan milik Pemkot Bandung.

“Tindak kriminal bisa dilakukan dimana saja. Bisa diaset Pemkot atau di lokasi biasa,” ujar Oded di Kelurahan Cisaranten Endah, Kecamatan Arcamanik, Senin (24/2/2020),

Dari informasi, lahan tersebut awalnya diperutukan bagi anggota DPRD dan pejabat Pemkot Bandung di era tahun awal 2003 saat Wali Kota Bandung dijabat Aa Tarmana. Setiap anggota DPRD Kota Bandung saat itu, mendapat ‘jatah’ kavling yang luasnya rata-rata sekitar 200 hingga 250  meter persegi. Selain anggota Dewan, banyak juga mantan pejabat dan ASN Pemkot Bandung yang memiliki lahan dengan cara disewa tersebut.

Baca juga:   Sertifikat Vaksin Jadi Syarat Relaksasi Hiburan dan Wisata di Bandung   

Namun keduian disewa kan ke masyarakat umum, dan mengagetkan saat ini rumah itu dipergunakan untuk membuat jutaan pil ektasi.

Oleh karenannya, Wali Kota Bandung mengimbau kepada seluruh masyarakat agar berperan aktif berkoordinasi dengan aparat keamanan setempat apabila melihat hal-hal yang mencurigakan. Terlebih, jika mendeteksi adanya dugaan pelanggaran hukum.

Oded menegaskan masyatakat menjadi elemen penting untuk menjaga keamanan dan ketertiban di Kota Bandung. Oleh karenanya, dia juga menyerukan kepada aparat kewilayahan agar semakin intensif memantau keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat.

“Saya berharap kepada seluruh masyarakat untuk menjaga Kota Bandung. Dengan cara terus memberikan atau melaporkannya kepada aparat,” ucapnya.

Baca juga:   Survei Bacawalkot, Partai Golkar Kota Cimahi Usung 2 Nama

Seperti pada Minggu (23/2/2020) lalu, Badan Narkotika Nasional (BNN) menggerebek empat rumah di RT 03/ RW 04 Kelurahan Cisaranten Endah, Kecamatan Arcamanik. Di lokasi tersebut ternyata menjadi gudang pembuatan narkotika. Di lokasi tersebut ditemukannya dua unit mesin dan jutaan pil yang diduga narkotika. Oded pun menyempatkan untuk melihat lokasi penggerebekan pada Senin (24/2/2020) pagi.

Atas kejadian itu, Oded langsung berkoordinasi bersama Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol. Ulung Sampurna Jaya. Ia akan meningkatkan sinergisuitas dan koordinasi bersama maayarakat.

“Dengan Kapolrestabes sudah berbincang bagaimana kita akan meningkatkan dan membangun konsolidasi di antara RT dan RW dengan tokoh masyarakat di wilayah Kota Bandung,” ujarnya.

Sementara itu, Camat Arcamanik, Firman Nugraha menyebutkan, pemilik atau pun penghuni rumah tersebut belum terdata sebagai penduduk di wilayahnya. Sebab, petugas di kewilayahan juga sulit untuk mengidentifikasi karena pemilik rumah jarang berada di lokasi.

Baca juga:   Polres Cimahi Tangkap Puluhan Preman, Sita Senjata Api dan Sajam

“Penghuni atau pemiliknya belum menjadi penduduk resmi kita. Ke Pak RT dan RW juga belum ada lapor dan belum ada rekomendasi KTP juga. Kita sulit menjangkaunya karena jarang ada orangnya,” kata Firman.

Firman mengungkapkan, dari laporan yang diterima aparat kewilayahan dan masyarakat sekitar bahwa di rumah jarang terlihat aktivitas. “Dari tetangga yang dekat sini laporannya memang rumah ini selalu sepi. Jarang sekali terlihat ada orang. Kalau pun sesekali ada orang itu keluar sebentar paling terus masuk lagi. Jadi ya disangkanya memang rumah kosong aja,” katanya. (Put)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: arcamanikodedpablik ektasipabrik ektasi di bandungpemkot bandung


Related Posts

PHBS
HEADLINE

Pemkot Bandung Fokuskan PHBS pada Sekolah dan Pola Makan

7 Mei 2026
Pemkot Bandung mempertimbangkan perpanjangan waktu seleksi pengelola Kebun Binatang Bandung karena minimnya peminat akibat persyaratan ketat. (Eci/pasjabar)
HEADLINE

Pendaftaran Segera Ditutup, Pemkot Bandung Pertimbangkan Perpanjangan Seleksi Pengelola Kebun Binatang

4 Mei 2026
darurat sampah
HEADLINE

Kuota Sarimukti Ditutup, Kota Bandung Masuk Masa Darurat Sampah

2 Mei 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.