CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASDUNIA

Berbagi Data Genetik Akhirnya Vaksin COVID-19 Diuji coba 60 hari

admin
19 Maret 2020
Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Vaksin COVID-19 yang dirancang sejumlah peneliti di beberapa negara mulai diujicobakan untuk pertama kali ke manusia pada hari ke-60 setelah Pemerintah China berbagi data urutan genetik (genetic sequencing) virus ke pihak lain, kata Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus di Jenewa, Swiss.

“Ini adalah pencapaian yang luar biasa,” kata Ghebreyesus dalam sesi pengarahan harian di markas WHO, Rabu (18/3/2020), sebagaimana dipantau di laman resmi Perserikatan Bangsa-Bangsa, Kamis.

Ghebreyesus menjelaskan WHO bersama peneliti di negara-negara mitra masih berupaya mempelajari dan berusaha menemukan obat untuk COVID-19.

“WHO bersama mitra menjalankan rangkaian riset d sejumlah negara dan mencoba membandingkan hasil satu sama lain. Penelitian skala internasional ini dirancang menghimpun informasi dan data dalam jumlah besar demi menunjukkkan pengobatan seperti apa yang paling efektif. Kami menyebut langkah ini sebagai wujud solidaritas dalam melakukan uji coba (solidarity trial),” terang Ghebreyesus, seperti dikutip pasjabar dari situs berita antaranews, Kamis (19/3/2020).

Baca juga:   Dubes RI dan PM Kamboja: Generasi Muda, Mesin Masa Depan Kemajuan Negara

Sejumlah negara telah menyatakan kesiapan ikut aksi tersebut, di antaranya Argentina, Bahrain, Kanada, Prancis, Iran, Norwegia, Afrika Selatan, Spanyol, Swiss, dan Thailand. “Saya yakin akan ada lebih banyak negara yang akan bergabung,” ujar dia.

Peneliti di Akademi Ilmu Pengetahuan dan Kedokteran China, lembaga yang berada di bawah Tentara Pembebasan Rakyat Cina (PLA), pada Selasa (17/3), telah menerima izin dari pemerintah untuk melakukan uji klinis vaksin COVID-19 pada pekan ini. Uji coba itu akan dilakukan oleh pihak akademi bekerja sama dengan perusahaan bioteknologi asal Hong Kong, CanSino Biologics.

Baca juga:   Tim Medis dan Pasien Corona Harus Diberi Pendampingan Psikologis

Sementara itu, peneliti di Amerika Serikat, pada Senin (16/3), mengumumkan uji klinis vaksin COVID-19 telah dilakukan untuk pertama kali ke manusia. Vaksin yang dianggap berpotensi mencegah penularan COVID-19 itu dikembangkan oleh Institut untuk Alergi dan Penyakit Menular Nasional AS serta perusahaan bioteknologi Moderna.

Data Worldometers, laman penyedia jasa statistik independen, per Kamis (19/3) menunjukkan 219.555 jiwa di berbagai negara dunia tertular COVID-19 sejak virus itu pertama kali mewabah di Kota Wuhan, China, pada akhir tahun lalu. Dari jumlah itu, 8.972 pasien meninggal dunia dan 85.751 lainnya dinyatakan sembuh. Otoritas di Wuhan mengumumkan pada Rabu (18/3), untuk pertama kalinya tidak ada kasus pasien baru untuk COVID-19 di kota tersebut.

Baca juga:   Selain Corona, Sulitnya Tempat Latihan dan Cuaca Jadi Masalah Persib

Per Kamis, China masih menjadi negara dengan pasien COVID-19 terbanyak, yaitu 80.928 jiwa dengan tambahan 34 pasien baru, disusul oleh Italia dengan 35.713 pasien, Iran 17.361 pasien, Spanyol 14.769 pasien, Jerman 12.327 pasien, Amerika Serikat 9.464 pasien dengan tambahan 205 pasien baru, Prancis 9.135 pasien, dan Korea Selatan 8.565 pasien dengan tambahan 152 pasien baru. (*)

 

 

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: CinacoronaVaksin COVID-19Virus COVID-19


Related Posts

Cina vs Hong Kong
HEADLINE

Jadwal Cina vs Hong Kong: Penutup Grup EAFF E-1 2025

15 Juli 2025
Pelatih Timnas China, Branko Ivankovic. (REUTERS/Issei Kato)
HEADLINE

Laga Penentuan Timnas Indonesia vs Cina

28 Maret 2025
Kepala BPOM RI Penny K Lukito (tengah) menyampaikan keterangan kepada wartawan dalam konferensi pers Penerbitan EUA Vaksin Primer InaVac di Jakarta, Jumat (4/11/2022).
PASKESEHATAN

EUA Vaksin Covid-19 InaVac untuk Penggunaan Dosis Primer Telah Diterbitkan

4 November 2022

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.