CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASBANDUNG

Bahayakan Lingkungan, Warga Bandung Masih Anggap COVID-19 Aib

admin
28 April 2020

ilustrasi

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Ema Sumarna tegaskan jika penyakit Covid-19 bukan penyakit aib. Oleh karenannya Ema berharap warga mau jujur dan terbuka untuk mengikuti arahan tenaga medis.

“Karenanya, pasien yang sudah terpapar covid-19, tidak perlu malu mengakui. Warga di lingkungan pun jangan sampai mengucilkan pasien yang terbukti positif covid-19,” ujar Ema di depan wartawan Selasa (28/4/2020).

Baca juga:   Sebut Kota Bandung Zona Merah, Pemkot Minta Penjelasan Emil

Jika pasien jujur mengakui dirinya positif, maka bisa lebih cepat mendapatkan penanganan dan kemungkinan sembuh lebih besar. “Dengan jujur, Insyaallah akan bisa ditangani dan bisa cepat sembuh,” katanya.

Hal ini diungkapkan Ema menyusul ada kasus warga positif namun enggan melaksanakan protokol kesehatan maksimal. Sehingga tetap beraktifitas yang pada gilirannya bisa menularkan kepada orang lain.

Baca juga:   Kota Bandung Bakal Terapkan Pembatasan Berskala Kampung

“Seharusnya, setiap orang punya kesadaran untuk menjaga agar tidak menularkan virus covid-19. Terlebih untuk mereka yang sudah dinyatakan positif,” tambahnya.

Seperti diketahui, salah seorang karyawan toko modern di kawasan Antapani dinyatakan positif covid-19, namun tetap bekerja.

Atas kejadian ini, Ema mengatakan belum akan mengubah regulasi terkait operasional toko modern.

“Silahkan beroperasi sesuai dengan peraturan yang sudah ditentukan. Karena toko modern memang sala satu yang masih bisa beraktifitas selama pemberlakuan status PSBB ini,” terang Ema.

Baca juga:   Siaga 1 Virus Corona, Museum Gedung Sate Direncanakan Tutup Sementara

Hanya saja, Ema kembali mengingatkan kepada instansi yang masih bisa beraktifitas selama PSBB ini, melakukan rapid tes mandiri.

“Dengan begini, semua bisa membantu program Pemkot Bandung, untuk bisa segera mengetahui sebaran covid-19,” terang Ema. (Put)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: COVID-19kota bandungSekda Kota Bandung


Related Posts

ngabandungan bandung
PASBANDUNG

Ngabandungan Bandung, Seni Visual dan Edukasi Mitigasi Bencana

28 April 2026
Bandung Milestone Hadirkan Arsip Sejarah Kota dengan Sentuhan Teknologi AI
HEADLINE

Bandung Milestone Hadirkan Arsip Sejarah Kota dengan Sentuhan Teknologi AI

25 April 2026
jalan macet di Bandung
Uncategorized

Bandung Kian Sesak! Ini 6 Kawasan dengan Kemacetan Terparah

5 April 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.