CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASJABAR

Emil: Daerah Penyangga Sepakat Ikuti PSBB DKI

Yatti Chahyati
15 September 2020
Emil Ajak Warga Bandung Ikut Uji Vaksin COVID-19 dari Cina

Gubernur Jabar, Ridwan Kamil. (ist hms jbr)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — DKI Jakarta sudah kembali menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Daerah di Jawa Barat yang merupakan penyangga DKI pun siap mengikutinya.

“Tadi saya rapat dengan kepala daerah Bodebek (Bogor, Depok, Bekasu). Intinya, semua satu suara, semua kompak untuk mendukung DKI untuk PSBB pengetatan,” kata Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil di Bandung, Senin (14/9/2020).

Namun, menurutnya ada perbedaan antara pengetatan di wilayah DKI dengan Bodebek. Pengetatan di Bodebek tidak dilakukan menyeluruh. Pengetatan dilakukan terutama di daerah zona merah.

Baca juga:   Wujudkan Jabar "Zero New Stunting" dengan Kolaborasi

“Sama persis seperti di DKI, kalau merah dikurangi (aktivitas masyarakat) 25 persen dan lain sebagainya,” jelasnya.

Sedangkan untuk daerah yang tidak dikategorikan zona merah, tentu kebijakannya berbeda. Yang lebih diterapkan di zona bukan merah adalah pembatasan sosial berskala mikro (PSBM). Ini berlaku di kewilayahan, komunitas, dan area dalam skala cenderung kecil.

Baca juga:   KTP Warga Jakarta Harus Cetak Ulang Ketika DKI Berubah jadi DKJ

Pria yang akrab disapa Emil itu lalu memaparkan apa yang dilakukannya menyikapi kasus COVID-19 yang masih tinggi. Ia berencana mengecek fasilitas kesehatan di beberapa kabupaten/kota.

Pada Selasa (15/9/2020), ia berencana meninjau di Bandung, kemudian berlanjut ke Bogor dan Depok. “Dari sana saya akan membuat pemetaan dan penguatan (dalam penanganan pandemi),” ucap Emil.

Namun, antisipasi sudah disiapkan. Salah satu skenarionya adalah jika di suatu daerah kapasitas rumah sakit sudah tak bisa menampung paien COVID-19, maka daerah lain akan menerimanya.

Baca juga:   Pemain Persib Jalani Tes Proaktif COVID-19 Usai Lawan PSS Sleman

“Kami sudah membuat swaskenario agar kita saling menolong. Sehingga, (misalnya) kalau nanti di Depok penuh, Kabupaten Bogor bisa menerima warga (pasien COVID-19) ber-KTP Depok,” tuturnya.

“Saya kira dalam kebersamaan, pembagian wilayah tidak akan kaku. Karena atas nama kemanusiaan, kita akan atur fasilitas kesehatan kita saling subsidi silang (pasien),” tandas Emil. (ors)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: dki jakartagubernur jabarjakartaPSBBridwan kamil


Related Posts

pajak kendaraan listrik
HEADLINE

Gubernur Jabar Tegaskan Pajak Kendaraan Listrik Tetap Diberlakukan

21 April 2026
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. (Uby/pasjabar)
HEADLINE

Dedi Mulyadi Ajak Muda-Mudi Jabar Menikah di KUA: Lebih Baik Jadi Raja Selamanya Daripada Raja Sehari!

18 April 2026
Kepala Samsat
HEADLINE

Gubernur Jabar Nonaktifkan Kepala Samsat Usai Tak Jalankan SE

8 April 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.