CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASBANDUNG

Pemkot Bandung Miliki Program Rapatar

Yatti Chahyati
14 Oktober 2021
Pemkot Bandung Miliki Program Rapatar

Program Rapatar Pemkot Bandung. (put/pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Meningkatkan ketahanan pangan di Kota Bandung, Pemkot Bandung melalui Dinas ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung memilliki program Rangkaian Aksi Pangan Lestari (Rapatar).

Menurut Kepala DKPP Kota Bandung Gin Gin Ginanjar mengatakan, dalam Rapatar ini, nanti akan menjadi gebyar beragam program DKPP. Yakni mulai kembali Bandung Menanam Jilid 3, yang akan diikuti serentak oleh 30 kecamatan dan didukung 8 kesatuan TNI sebagai rangkaian menyambut Hari Pohon Sedunia yang diperingati setiap tanggal 21 November.

“Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus memperkuat konsep ketahanan masyarakat dengan berbagai strategi. Melalui beragam program kini pengembangan komoditas terus dilakukan. Teranyar yaitu bakal coba menggarap bawang merah,” ujar Gin Gin.

Gin Gin  mengatakan, untuk pencanangan penanaman bawang merah dengan konsep Buruan Sehat Alami Ekonomis (SAE) dimulai saat Rangkaian Aksi Pangan Lestari (Rapatar) di Marakes, Buahbatu pada 14 Oktober 202.

“Rapatar itu jadi intinya program apa saja yang sudah DKPP gulirkan seperti Buruan SAE, Bandung menanam, pengadaan benih dan sebagainya terkait dengan pangan menjadi sebuah yang berkelanjutan,” kata Gin Gin.

Baca juga:   Jadwal Vaksin Rabies dan Sterilisasi Kucing Liar di Kota Bandung

Sebagai tambahannya, lanjut Gin Gin, dalam Rapatar akan dimulai dengan pencanangan menanam bawang merah. Menurutnya penambahan komoditas ini sebagai strategi untuk mitigasi inflasi.

Gin Gin memaparkan, dari sekian banyak komoditas yang berpengaruh terhadap inflasi ini diantaranya adalah cabe dan bawang merah. Sehingga penanaman bawang merah diharapkan mampu mengatasi inflasi. Karena setidaknya bisa untuk pemenuhan kebutuhan rumah tangga.

“Kalau cabe sudah berjalan cukup lama dan ini bawang merah yang akan dikembangkan sebagai salah satu komponen di Buruan SAE atau pengembangan ketahanan pangan di Kota Bandung,” jelasnya.

Gin Gin menuturkan, bawang merah ini memang bukanlah tanaman yang lazim menjadi komponen urban farming. Mengingat selama ini bawang merah menjadi komoditas besar yang ditanam di lahan luas.

Baca juga:   Perdana Tugas, Plt Wali Kota Bandung Dapat Wejangan dari Kang Emil

Namun, Gin Gin sudah sejak lama mulai mencoba pengembangan menanam bawang merah di media tanam berskala kecil. Saat acara Rapatar nanti akan dimulai pencanangannya agar bisa direplikasi di kelompok Buruan SAE lainnya yan kini sudah berjumlah 234 kelompok.

“Karena selama ini bawang merah diasumsikan ditanam di lahan cukup luas, kita akan coba di polybag atau di lahan sempit dan terbatas. Sebelumnya kita sudah coba di demplot di tempat kita, dan ini kita akan tularkan di tempat lain,” bebernya.

Gin Gin menambahkan, sudah ada pihak yang siap menampung hasil penananman abwang merah. Apabila dalam pelaksanaannya nanti berhasil dan terdapat kelebihan, tidak hanya sebagai pemenuhan kebutuhan rumah tangga saja.

“Khusus untuk bawang, karena ini menjadi komoditi cukup komersil dan untuk pemasok atau pengumpulnya sudah ada pengusaha yang siap untuk membeli hasil bawang,” ungkapnya.

Pada pencanangan Program Rapatar ini, Gin Gin memperlihatkan teknomogi menyimarm tanaman dengan menggunakan sollar cell.

Baca juga:   BNPB Siapkan 1 Heli Water Bombing untuk Pemadaman Kebakaran TPA Sarimukti

“Jadi itu merupakan teknologi yang dibuat oleh warga sendiri, agar bisa lebih mudah ketika menyiram tanaman. Dan teknologi ini sangat diapresiasi oleh mentri BUMN Erick Tochir, bahkan berencana untuk diadopsi di wilayah lain,” terangnya.

Sementara itu, Wali Kota Bandung, Oded M. Danial mengatakan, apresiasi atas program Buruan sae yang mendapat respon positif dari berbagai pihak. “Kita mendapat respon positf dari TNI Polri bukan hanya dari pihak KODIM saja, tapi dari berbagai pihak lain,” terangnya.

Mengenai teknologi yang dibuat warga, Oded menyampaikan harapannya agar bisa diadaptasi oleh daerah lain. Demikian juga dengan konsep Buruan Sae di Marakes yang berkolaborasi dengan DKM, Oded mengatakan harapannya semoga ini bisa diadopsi wilayah lain.

“Sekarang kan banyak masjid yang ada rooftop nya. Sehingga bisa digunakan lahannya untuk Buruan Sae,” pungkasnya. (Put)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: dinas keahanan panganDKPP Kota Bandungrapatar pemkot bandung


Related Posts

Gerakan Pangan Murah
HEADLINE

Gerakan Pangan Murah Paguyuban Pasundan Bantu Warga Hadapi Kenaikan Pangan

12 Maret 2026
Sorgum Bandung
HEADLINE

Sorgum Jadi Harapan Baru Ketahanan Pangan Kota Bandung

11 November 2025
kurban
HEADLINE

Jelang Iduladha, DKPP Kota Bandung Periksa Kesehatan Hewan Kurban

16 Mei 2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.