CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASJABAR

DPRD Jabar Nilai Rencana RAPBD 2022 Tak Berpihak pada Pelayanan Publik

Yatti Chahyati
18 November 2021
RAPBD 2022

Rapat pembahasan RAPBD 2022 Jawa Barat (foto : humas DPRD Jabar)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Ketua Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat, Bedi Budiman, menilai dalam pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah atau RAPBD Tahun  2022, tidak berpihak pada pelayanan publik.

Menurut Bedi, dalam perencanaan anggaran secara keseluruhan pada masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD). Seharusnya sesuai dengan struktur anggaran dan proprsional.

“Kami mengkritisi perencanaan penganggaran sekaligus ingin memastikan dengan anggaran yang minim akibat pengurangan pendapatan bahwa target utama dari kinerja pemerintahan bisa tercapai,” ungkap Bedi dalam rilis yang diterima PASJABAR, Kamis (18/11/2021).

Baca juga:   Reses DPRD Jabar di Bogor, Warga Soroti Kelangkaan dan Harga Minyak Goreng

Bedi menyebut, jangan sampai ada OPD tidak bisa melaksanakan kegiatan-kegiatan utama akibat adanya pengurangan anggaran. Seperti anggaran pokok (fixed cost) harus pastikan dulu agar rencana kegiatan tersebut dapat dilaksanakan.

” Misalnya, gaji karyawan, honorer disaat situasi seperti ini justru malah diberhentikan. Itu tidak bijak, dan dampaknya nanti terhadap pelayanan. Pemerintah pun penyerapan anggarannya tidak tercapai,”,” sambung Bedi.

Baca juga:   Ratusan Warga Antre Beras Gratis di Kelurahan Leuwigajah

Pasalnya anggaran di Jawa Barat secara keseluruhan saat ini kondisinya cukup prihatin. Sehingga pengelolaan di masing-masing OPD ini harus bijak.

Dalam pembahasan RAPBD ini, mayoritas perubahan pagu anggaran yang terjadi dibeberapa OPD sudah sesuai dengan Nota RAPBD. Namun ada beberapa juga yang tidak sesuai dengan penyampaian Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), pada saat penetapan rencana kebijakan umum APBD prioritas dan plafon anggaran sementara (RKUA PPAS).

Baca juga:   Ridwan Kamil " Paguyuban Pasundan Juara"

Contohnya, pada Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang yang disampaikan TPAD kepada DPRD telah menerima perkembangan Rp134 miliar. Ternyata setelah pihak DPRD memastikan kepada dinas terkait, hanya menerima Rp38,6 miliar. (ytn)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: DPRD JabarDPRD Jawa Baratjabar


Related Posts

Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, Ono Surono. (Uby/pasjabar)
HEADLINE

Ono Surono Panggil BKSDA dan Dinas Kehutanan Buntut Kematian Anak Harimau di Bandung Zoo

27 Maret 2026
DPRD
HEADLINE

DPRD Jabar Soroti Ancaman Kenaikan Harga Menjelang Libur Akhir Tahun

11 Desember 2025
APBD Jabar
HEADLINE

Dedi Mulyadi Akui Capaian APBD Jabar Baik, Tapi Belum Maksimal

21 Oktober 2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.