CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASBANDUNG

Selain Harga Kedelai, Ini Alasan Pengarjin Tahu Tempe di Bandung Mogok Produksi

Yatni Setianingsih
21 Februari 2022

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung Elly Wasliah (foto : put/PASJABAR)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Meski diimbau untuk tetap berproduksi, namun tahu dan tempe tetap sulit didapat di pasar tradisional di Kota Bandung.

“Sebelumnya, kan ada imbauan untuk tidak berproduksi dari KOPTI (Koperasi produsen tempe tahu Indonesia,red). Namun Minggu 20 Februari, ada imbauan susulan, KOPTI minta agar tetap berproduksi,” ujar Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung Elly Wasliah, kepada wartawan Senin (21/2/2022).

Karena imbauan susulan yang mendadak ini, Elly mengatakan banyak pengrajin tahu tempe yang sudah terlanjur memulangkan dan meliburkan para pekerjanya.

Baca juga:   BBM di Kota Bandung Aman, Warga Jangan Panic Buying

“Sehingga untuk yang para pekerjanya terlanjur pulang, mereka tidak bisa berproduksi,” tambah Elly.

Akibatnya di pasar tradisional cukup sulit mendapatkan tahu dan tempe, khususnya di Pasar Sederhana. Untuk hari-hari selanjutnya, Elly mengatakan belum bisa memastikan.

“Sangat bergantung kepada para pengrajin, ya. Tidak bisa dipastikan dari sekarang,” tambahnya.

Elly kembali menegaskan, ketersediaan kacang kedelai aman untuk dua bulan ke depan. Walaupun tidak bisa dikatakan normal.

Baca juga:   Warga Kabupaten Bandung Keluhkan Tahu Tempe Hilang di Pasaran

“Karena adanya inflasi, COVID, dan masalah cuaca, maka harga kacang kedelai dunia meningkat. Tapi meski harganya naik, namun ketersediaan kacang kedelai aman,” paparnya.

Harga tempe tahu harus naik

Dikonfirmasi terpisah, Ketua Paguyuban Tahu Cibuntu, Rustaya, mengatakan, mau tidak mau harga tempe dan tahu di pasaran memang harus naik.

“Karena, selain harga dasar bahan baku utama baik, harga bahan tambahan seperti garam, kunyit dan harga mentega juga naik,” tuturnya.

Sehingga para pedagang juga mempunyai pilihan, untuk menaikkan harga jual atau, memperkecil ukuran tahu atau tempe.

Baca juga:   Banjir Rendam Pemukiman Warga Di Tarajusari

“Jadi, kepada para pembeli, harap maklum jika ada kenaikan,” paparnya.

Disinggung mengenai besaran kenaikan harga, Rustaya mengatakan sebesar 10 persen – 20 persen.

“Itu kenaikan yang wajar mengingat semua harga bahan naik,” katanya.

Ditanya pilihan apakah lebih memilih berproduksi atau tidak, Rustaya mengaku lebih memilih tidak berproduksi.

“Ya kita kekompakan saja ya. Libur sehari dua hari kan tidak apa-apa,” pungkasnya. (put)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: Disdaginkedelai naikPengrajin tahu tempe mogok


Related Posts

Disdagin Jaga Stabilitas Harga Jelang Ramadhan
HEADLINE

Disdagin Jaga Stabilitas Harga Jelang Ramadhan

11 Februari 2025
Pasar Kreatif Kota Bandung, UMKM Pasarkan Produk Unggulan
PASBANDUNG

Pasar Kreatif Kota Bandung, UMKM Pasarkan Produk Unggulan

17 Maret 2023
Penggunaan Aplikasi untuk Beli Pertalite Ditentang Warga
PASBANDUNG

Dewan Menilai Pembelian BBM Melalui MyPertamina akan Menyulitkan Masyarakat

1 Juli 2022

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.