CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASPENDIDIKAN

Mikrokapsul Minyak Asiri Dikembangkan Guru Besar Unpad untuk Tekstil

Nurrani Rusmana
24 Agustus 2022
Guru Besar Fakultas MIPA Universitas Padjadjaran Prof. Dr. Euis Julaeha, dra., M.Si., menjadi pembicara pada diskusi Satu Jam Berbincang Ilmu “Aplikasi Zat Bioaktif Genus Citrus Terenkapsulasi untuk Bidang Kosmetikotekstil” yang digelar Dewan Profesor Unpad secara virtual.

Guru Besar Fakultas MIPA Universitas Padjadjaran Prof. Dr. Euis Julaeha, dra., M.Si., menjadi pembicara pada diskusi Satu Jam Berbincang Ilmu “Aplikasi Zat Bioaktif Genus Citrus Terenkapsulasi untuk Bidang Kosmetikotekstil” yang digelar Dewan Profesor Unpad secara virtual. (Foto: Kanal Media Unpad)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Produksi jeruk di dunia diperkirakan berkisar hingga 53,84 juta ton/tahun. Produksi yang besar ini kemudian menyumbangkan limbah kulit jeruk hingga 2,8 juta ton/tahun. Limbah yang tidak ditangani dengan baik sangat berpotensi mencemari lingkungan.

Menurut Guru Besar Departemen Kimia Fakultas MIPA Universitas Padjadjaran Prof. Dr. Euis Julaeha, dra., M.Si., limbah buah jeruk, seperti kulit dan biji, memiliki kandungan kimia yang bermanfaat.

Salah satu kandungan dalam kulit jeruk adalah minyak asiri. Minyak tersebut merupakan metabolit sekunder yang terdiri atas mono, seskui terpene, dan terpene teroksigenasi.

“Telah banyak dilaporkan bahwa minyak ini mempunyai aktivitas biologi sebagai antimikroba, antinyamuk, antioksidan, aromaterapi, insektisida, antikanker, dan antiinflamasi,” tutur Prof. Euis yang dikutip dari Kanal Media Unpad, Rabu (24/8/2022).

Baca juga:   Unpad dan Pemerintah Desa Mirat Canangkan Desa Wisata

Selain dari kulit, minyak tersebut juga bisa diperoleh dari biji jeruk. Biji jeruk juga dapat menghasilkan minyak non-asiri yang merupakan metabolit sekunder dan memiliki aktivitas biologi sebagai insektisida, antioksidan, dan antimikroba.

Beberapa komponen dari jeruk lainnya yang bisa menghasilkan minyak asiri adalah kulit kayu, akar, daun, dan bunga.

Lebih lanjut Prof. Euis menjelaskan, minyak tersebut pada jeruk dapat diperoleh dengan menggunakan berbagai metode, baik berupa metode konvensional serta metode nonkonvensional. Pada metode konvensional, yang paling banyak digunakan adalah melalui hidrodistilasi menggunakan air.

Baca juga:   Falsafah Sunda Dibahas Dalam Pertemuan Ketiga Pokja Pendidikan G20

“Hidrodistilasi menggunakan air ada tiga metode, yaitu dengan menggunakan air secara langsung, menggunakan air dan uap, serta uap langsung,” jelasnya.

Mikrokapsul

Prof. Euis sendiri telah banyak melakukan penelitian mengenai aktivitas minyak asiri. Salah satu penelitiannya adalah pengembangan metode mikroenkapsulasi untuk minyak asiri

Diakui Prof. Euis, minyak tersebut telah terbukti memiliki berbagai aktivitas, tetapi dalam aplikasinya minyak ini memiliki berbagai kelemahan.

Kelemahan dari minyak tersebut di antaranya mudah menguap, terdegradasi, dan teroksidasi. “Kami memikirkan bagaimana caranya agar kami tetap memanfaatkan potensi aktivitas dari minyak asiri sehingga bisa diaplikasikan,” kata Prof. Euis.

Baca juga:   Volunteer CLE Unpas Berikan Street Law di SMK Santo Thomas Maumere NTT

Bekerja sama dengan Balai Besar Tekstil, Prof. Euis dan tim melakukan pembuatan mikrokapsul. Melalui kerja sama ini, Prof. Euis mengembangkan mikrokapsul minyak asiri yang bisa diaplikasikan untuk keperluan tekstil.

Dari penelitian tersebut, Prof. Euis berhasil mengembangkan kain berisi mikrokapsul yang memiliki aktivitas antinyamuk. Selain itu, aplikasi mikrokapsul juga bisa digunakan untuk kosmetikotekstil.

“Tekstil yang sudah kami sisipi dengan mikrokapsul memiliki fungsi lain tidak hanya sebagai pakaian, tetapi juga antibakteri ataupun fungsi-fungsi lainnya,” kata Prof. Euis. (*/ran)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: guru besar unpadMikrokapsul Minyak KapsulMinyak AsiriUniversitas Padjajaranunpad


Related Posts

Mahasiswa Tuli Unpad
HEADLINE

Nyaris Menyerah, Mahasiswa Tuli Ini Buktikan Bisa Wisuda dan Jadi Inspirasi di Unpad

6 Mei 2026
Hardiknas 2026
PASPENDIDIKAN

Hardiknas 2026, Mendiktisaintek Tegaskan Kampus Harus Hasilkan Solusi dan Inovasi

4 Mei 2026
MKN Unpas Kembali Juara Umum Lomba Akta Nasional 2026, Kalahkan Kampus-Kampus Negeri
HEADLINE

MKN Unpas Kembali Juara Umum Lomba Akta Nasional 2026, Kalahkan Kampus-Kampus Negeri

26 April 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.