CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Jumat, 15 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASBANDUNG

Tradisi Liwetan Satu Kampung Kembali Digelar di Lembang

Nurrani Rusmana
10 Oktober 2022
Sebanyak 7.000 warga asal Desa Wangunharja, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat menggelar liwetan bersama pada Minggu (9/10/2022) sore.

Sebanyak 7.000 warga asal Desa Wangunharja, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat menggelar liwetan bersama pada Minggu (9/10/2022) sore. (Foto: uby/pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Sebanyak 7.000 warga asal Desa Wangunharja, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat menggelar tradisi liwetan bersama pada Minggu (9/10/2022) sore.

Warga menggelar tradisi liwetan bersama dengan lesehan dan menggelar tikar dipinggir jalan sepanjang 4 km. Masing-masing warga mengolah nasi liwet dan lauk pauknya berdasarkan selera masing-masing serta di makan bersama-sama.

Baca juga:   Observatorium Bosscha Berusia Seabad, Ridwan Kamil: Harus Dijaga sebagai Cagar Budaya Sains

Tradisi liwetan ini disambut antusias oleh warga, lantaran baru pertama kali lagi digelar setelah dua tahun absen karena pandemi Covid-19. Selain itu, dengan gelaran tersebut juga bisa mempererat hubungan antar warga untuk saling bersilaturahmi.

“Tiap tahun selalu diadakan waktu belum ada Corona untuk kebersamaannya sama silaturahmi,” kata Tati, salah satu Warga Wangunharja.

Baca juga:   Unpas Jadi Tuan Rumah Pencerahan Dan Pendalaman Akreditasi

“Kan udah berapa tahun ga diadakan. Sekarang alhamdulillah diadakan untuk warga desa Wangunharja. Umumnya untuk kita semua ini,” ucap Imas, warga Wangunharja lainnya.

Kepala desa Wangunharja, Dede Hermawan juga mengapresiasi antusiasme warga dalam menggelar liwetan ini. Hal tersebut merupakan tradisi yang rutin digelar setiap setahun sekali.

“Tujuan utamanya untuk menumbuh kembangkan rasa keberaamaan masyarakat dalam berbagai hal. Yakni pemerintahan sosial dan sebagainya yang dilandasi kultur kita untuk melestarikan adat dan budaya,” katanya.

Baca juga:   Haul Bung Karno ke-55, Ono Surono: Jangan Lupakan Sejarah

Meski dilakukan secara sederhana, namun pihak desa dan warga mensyukuri karena terlepas dari pandemi. Hal itu berarti pihaknya bisa melanjutkan tradisi desa yang telah berlangsung hampir setiap tahun. (uby)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: liwetantradisi liwetan


Related Posts

No Content Available

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.