CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Prof Lia: Tidak Mudah jadi Guru Besar Wanita

Nurrani Rusmana
22 Februari 2023
Prof Lia Mulyawati Dikukuhkan Sebagai Guru Besar Unpas

Guru Besar Universitas Pasundan, Prof. Dr. Lia Mulyawati, M.Si bersama sang ibunda. (Foto: eci/pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Guru Besar Universitas Pasundan, Prof. Dr. Lia Mulyawati, M.Si menyampaikan bahwa menjadi guru besar tidak mudah, apalagi seorang wanita. Menurutnya, perlu niat dan manajerial yang tinggi karena akan menghadapi berbagai tugas.

“Sekarang saya telah dikukuhkan menjadi guru besar di Unpas yang merupakan menjadi kekuatan bagi lembaga untuk meningkatkan lebih lagi tentang keilmuan saya, memperkuat lembaga untuk lebih baik dan lebih unggul,” katanya, Rabu (22/2/2023).

Baca juga:   Guru Besar Unpas Bertambah Lagi, Prof. Anton dan Prof. Asep Resmi Terima SK
Prof Lia: Tidak Mudah jadi Guru Besar Wanita
Guru Besar Universitas Pasundan, Prof. Dr. Lia Mulyawati, M.Si. (Foto: eci/pasjabar)

Prof. Lia mengatakan ia bisa mencapai hingga titik sekarang adalah berkat support dari keluarga.

“Perlu mental yang kuat dan komitmen yang kuat untuk menghadapi semua kondisi yang tidak mudah seorang wanita jalankan. Kemudian, harus ada komitmen keluarga. Kalau sudah berkomitmen mengizinkan berarti harus ikut serta dalam support segalanya,” ujarnya.

“Saya melakukan itu, atas ijin anak-anak sehingga anak-anak support. Artinya tetap nomor satu adalah keluarga. Yang kedua, anak-anak mensupport, suami mensupport dan kalau tidak ada itu saya rasa agak sulit,” sambungnya.

Baca juga:   bank bjb Raih Penghargaan Dalam Ajang Piala Humas Jabar 2019

Dia menyebut sebagai seorang wanita yang bisa menjalani peran ibu rumah tangga sekaligus menjadi guru besar harus ada komitmen.

Selain itu, tantangan yang paling besar ketika menjadi guru besar saat kompetensi dipertaruhkan dalam sebuah artikel yang diuji oleh reviewer-reviewer.

“Nah itu yang paling sulit, bagaimana kita buat sesuai dengan kondisi yang memang sudah terjadi,” ucapnya.

Baca juga:   Pemprov Jabar Telah Tetapkan UMK 2022, Ikuti PP Pengupahan

Prof. Lia berharap setelah dirinya dikukuhkan jadi guru besar dapat menjadi kekuatan bagi Unpas. Sehingga menjadi lebih baik dan unggul. (ran)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Nurrani Rusmana
Tags: Guru Besarguru besar unpasGuru besar wanitaProf LiaProf Lia Mulyawati


Related Posts

Guru Besar Unpas
HEADLINE

Pengukuhan 9 Guru Besar Unpas, Perkuat Posisi sebagai Kampus dengan Profesor Terbanyak di Jabar dan Banten

9 Mei 2026
Prof. Dr. Neneng Yanti Khozanatu Lahpan, S.Ag., M.Hum, Ph.D.,
PASPENDIDIKAN

Prof. Dr. Neneng Yanti Khozanatu Lahpan: Antropolog yang Menembus Batas Akademik Global

9 April 2026
FGD RUU Sisdiknas
HEADLINE

Paguyuban Profesor Jawa Barat Desak DPR RI Perbaiki RUU Sisdiknas

10 Desember 2025

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.