CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASBANDUNG

SKPD Pemkot Bandung Saling Lempar Tanggung Jawab, Yana: Saya Tidak Tahu

Putri
24 Februari 2023
SKPD Saling Lempar Tanggung Jawab, Yana: Saya Tidak Tahu

Wali Kota Bandung, Yana Mulyana. (Foto: Humas Pemkot Bandung)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Wali Kota Bandung Yana Mulyana mengaku tidak paham, jika ada data yang tidak sinkron dan saling lempar tanggung jawab antar SKPD di lingkungan Pemkot Bandung.

“Saya tidak tahu, kenapa bisa ada saling lempar tanggung jawab di antara SKPD,” ujar Yana yang ditemui wartawan Jumat (24/02/2023).

Terlebih jika hal ini berkaitan dengan pemaparan yang harus dilakukan SKPD Pemkot Bandung ketika rapat dengan DPRD Kota Bandung. Karena, lanjut Yana, ketika rapat dengan anggota dewan, SKPD yang datang adalah yang berkaitan dengan pembahasan saat rapat.

“Kalau ada data yang tidak valid dan saling lempar tanggung jawab, saya gak ngerti ya. karena untuk mengoordinasikan materi, kitabkan otomatis menghadirkan SKPD yang bersangkutan,” terangnya.

Baca juga:   Kabupaten Bandung Dorong Kemitraan UMKM dan Investor Lewat MoU

Terkait data yang dikeluhkan anggota dewan karena tidak sinkron, Yana juga mengaku hal tersebut tidak mungkin. Pasalnya, data yang dimsukkan ke sistem dilakukan oleh dinas terkait.

“Tidak mungkin dilakukan pencatatan ulang oleh pihak lain yang tidak berkepentingan. Pasalnya, akan terjadi margin error jika dilakukan pencatatan ulang oleh pihak lain. Terlebih yang berkaitan dengan angka,” paparnya.

Yana mencontohkan, untuk data yang masuk ke rumah sakit, pasti akan dilakukan oleh Dinas Kesehatan. Sehingga dinas lain tidak akan mengubah data tersebut.

Terkait kemungkinan dibuatnya big data yang bisa diakses oleh semua pihak dengan mudah, Yana mengatakan, saat ini belum terlalu mendesak.

“Kan data itu hanya dihimpun sekali, tidak akan ada double data. Jadi, untuk sekarang, big data itu masih belum perlu,” ucapnya.

Baca juga:   Bio Farma dan MSD Luncurkan NUSAGARD, Vaksin HPV 4-Valen Produksi Indonesia

Data DTKS Kota Bandung Bisa Terjadi Perbedaan

Di sisi lain, Yana mengakui untuk data Data Tepadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kota Bandung, yang menurutnya besar kemungkinan terjadi perbedaan. Pasalnya, pendataan dilakukan berkala. Sementara kondisi seseorang bisa saja berubah dalam waktu yang cepat.

“Misalnya, kalau satu orang didata hari ini dan dalam keadaan tidak mampu, namun bisa saja satu atau dua hari ke depan, kondisinya sudah berubah. Namun, pendataan dilakukan dalam kurun waktu yang cukup lama,” paparnya.

Untuk melakukan pemutakhiran data dalam kurun waktu yang cepat, Yana juga mengatakan hal itu sulit dilakuklan. Pasalnya, jika pendataan dilakukan terhadap satu RW, mungkin baru bisa benar-benar terdata semua, dalam kurun waktu tiga bulan atau lebih.

Baca juga:   PASTV : 42 Lokasi Masuk Kota Bandung Akan Dijaga TNI-Polri Selama PSBB

“Lamanya pendataan ini, karena tidak semua warga yang didata bisa menerima petugas pendataan dengan baik. Sehingga, ada petugas yang harus mendatangi warga beberapa kali,” tambahnya.

Ditanya kemungkinan melibatkan RT dan RW untuk pemutahiran data, Yana mengatakan, dalam proses pendataan petugasnya harus terverivikasi sehingga tidak bisa dilakukan oleh sembarang orang.

Seperti diberitakan sebelumnya, Ketua Komisi A DPRD Kota Bandung Rijal Krairul mengatakan, koordinasi antar dinas di lingkungan Pemkot Bandung masih terkotak-kotak. Bahkan staf di lingkugan SKPD yang tidak bisa menjawab pertanyaan dewan, dengan alasan itu bukan kewenangan mereka.

“Seharusnya, mereka jangan berkata demikian. Semestinya sebelum menjawab, mereka mencari data dan menampung pertanyaan kami, untuk selanjutnya menindaklanjuti,” katanya. (Put)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Nurrani Rusmana
Tags: SKPDSKPD Pemkot Bandungwali kota bandungyana mulyana


Related Posts

PHBS
HEADLINE

Pemkot Bandung Fokuskan PHBS pada Sekolah dan Pola Makan

7 Mei 2026
Bandung Milestone Hadirkan Arsip Sejarah Kota dengan Sentuhan Teknologi AI
HEADLINE

Bandung Milestone Hadirkan Arsip Sejarah Kota dengan Sentuhan Teknologi AI

25 April 2026
Pemkot Bandung Targetkan Pengelolaan Sampah Tanpa Open Dumping 2026
HEADLINE

Pemkot Bandung Targetkan Pengelolaan Sampah Tanpa Open Dumping 2026

25 April 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.