CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASPENDIDIKAN

13 Skema Sertifikasi LSP P-1 Unpas untuk Optimalkan Daya Saing Lulusan

Nurrani Rusmana
2 Februari 2024
13 Skema Sertifikasi LSP P-1 Unpas untuk Optimalkan Daya Saing Lulusan

Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) P-1 Universitas Pasundan menyelenggarakan “Workshop Penyesuaian Kurikulum Prodi dengan Skema Sertifikasi pada LSP-P1 Unpas” di Mandala Saba Ir. H. Djuanda, Kampus II Unpas Tamansari, Kamis (1/2/2024). (Foto: unpas.ac.id)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) P-1 Universitas Pasundan menyelenggarakan “Workshop Penyesuaian Kurikulum Prodi dengan Skema Sertifikasi pada LSP-P1 Unpas” di Mandala Saba Ir. H. Djuanda, Kampus II Unpas Tamansari, Kamis (1/2/2024).

Workshop dibuka langsung oleh Rektor Unpas Prof. Dr. H. Azhar Affandi, S.E., M.Sc., didampingi Warek Bidang Belmawabud Prof. Dr. Cartono, M.Pd., M.T. dan menghadirkan narasumber Master Asesor BNSP Dr. Ir. Nes Yandri Kahar, M.Si.

LSP-P1 Unpas mengadakan workshop ini bertujuan untuk mendukung program studi dalam mencapai Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) yang sudah ditetapkan agar selaras dengan KKNI dan kebutuhan pengguna lulusan,

Dilansir dari unpas.ac.id, ketatnya persaingan di dunia kerja, di samping pencapaian akademik yang dibuktikan dengan ijazah, lulusan perguruan tinggi kini dituntut memiliki kompetensi tambahan yang dibuktikan dengan sertifikat kompetensi/profesi. Di Unpas, sertifikat tersebut dapat diperoleh melalui uji kompetensi dari 13 skema yang tersedia di LSP P-1 Unpas dan telah terverifikasi BNSP.

Baca juga:   LISMA Unpas Mengembangkan Minat Bakat dan Apresiasi Seni Mahasiswa

Skema yang ditawarkan yaitu pengendalian kualitas sistem manufaktur, tenaga marketing, analis SDM, perencanaan dan pengendalian produksi, pengelolaan biaya per unit produk (budgeting), personel K3, kewirausahaan industri, analis kebijakan publik, fasilitator pemberdayaan masyarakat, pengendalian keamanan pangan pada proses produksi, pengelolaan rantai pasok, software engineer, dan asisten produser.

Menurut Ketua Pelaksana Workshop Dr. Mimi Halimah, M.Pd., ke-13 skema yang ada diharapkan dapat mengakomodasi kompetensi yang dibutuhkan di pasar kerja dan memberikan nilai tambah selain ijazah, sehingga lulusan Unpas bisa bersaing dengan lulusan dari perguruan tinggi lain.

Baca juga:   Bawaslu Jabar dan Pasundan Debate Club Jalin Audiensi dan Kolaborasi

“Penting bagi perguruan tinggi untuk menyiapkan lulusan yang berdaya saing, kompeten, dan bisa beradaptasi dengan perkembangan zaman dan teknologi. Teknologi yang semakin berkembang, ditambah kemunculan AI mendorong otomatisasi pada pekerjaan yang sifatnya rutin dan berulang, sehingga mengakibatkan hilangnya pekerjaan individu di bidang tersebut,” terangnya.

Untuk itu, Rektor Unpas Prof. Azhar menekankan, LSP-P1 Unpas perlu dipotimalkan agar bisa memberikan kontribusi pada penjaminan mutu dan penyiapan lulusan. “LSP-P1 Unpas punya peran penting, tapi belum dioptimalkan dengan baik. Workshop ini menjadi salah satu langkah strategis dalam optimalisasi peran Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) P-1 Unpas dalam menyiapkan lulusan yang siap bersaing di pasar kerja yang semakin kompleks,” jelasnya.

Baca juga:   Bara Zine: Menghubungkan Dunia Nyata dan Maya Melalui Karya Mahasiswa

Pentingnya Penetapan Kurikulum dan Standar Kompetensi

Terkait workshop, Ketua LSP-P1 Unpas Ir. Erwin Maulana Pribadi, M.T., IPM. menjelaskan, penetapan kurikulum dan standar kompetensi dinilai penting sebagai patokan dalam rumusan capaian pembelajaran.

“Tuntutan kompetensi di dunia kerja pada suatu jabatan tertentu harus sama dengan capaian pembelajaran prodi. Dengan demikian, kompetensi lulusan dapat memenuhi harapan dunia kerja,” katanya.

Selanjutnya, Master Asesor BNSP Dr. Ir. Nes Yandri Kahar, M.Si. menjelaskan tentang pengembangan kurikulum yang dimulai dari perancangan kurikulum (menentukan profil lulusan dan capaian pembelajaran, memilih bahan kajian dan menentukan bobot, menyusun mata kuliah dan menentukan SKS), perancangan pembelajaran, evaluasi program pembelajaran, perancangan ulang kurikulum, dan membuat dokumen kurikulum. (*/ran)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Nurrani Rusmana
Tags: LSP P-1 Unpasunpasworkshop


Related Posts

Sidang Doktor Ade Yusuf
HEADLINE

Sidang Doktor Ade Yusuf Bahas Pengaruh Faktor Teknologi terhadap Penggunaan Bukalapak

8 Mei 2026
unpas
PASPENDIDIKAN

Mahasiswa HI Unpas Rizfa Palsa Raih Juara Dua Kompetisi Nasional

6 Mei 2026
unpas
PASPENDIDIKAN

Hipertensi Disebut Silent Killer, Dokter Unpas Ingatkan Pemeriksaan Rutin

1 Mei 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.