CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASFINANSIAL

Perjudian Online Dan Dampak terhadap Masyarakat

Uby
30 Mei 2024
dampak perjudian online

Kemajuan teknologi berdampak positif namun juga menghadirkan dampak negatif yang tidak bisa diabaikan, salah satunya adalah perjudian online. (foto: uby/pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Kemajuan teknologi berdampak positif namun juga menghadirkan dampak negatif yang tidak bisa diabaikan, salah satunya adalah perjudian online.

“Perjudian online semakin marak dan menjadi masalah serius di masyarakat. Berbagai faktor mendorong orang terlibat dalam aktivitas ilegal ini, termasuk faktor ekonomi, keinginan untuk kaya mendadak, dan lingkungan yang menggiurkan,” kata Guru Besar Ilmu Hukum Universitas Langlangbuana (UNLA) Hernawati RAS.

Dalam masyarakat yang mengalami tekanan ekonomi, kata Hernawati, perjudian online sering kali dilihat sebagai jalan pintas untuk mendapatkan uang dengan cepat. Namun, realitas yang dihadapi jauh dari harapan.

“Banyak individu yang terjerat dalam perjudian online justru mengalami kebangkrutan, terlilit pinjaman online, mengalami gangguan kesehatan mental, dan kecanduan yang sulit dihentikan,” ujarnya.

Data yang dirilis oleh Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menunjukkan betapa masifnya aktivitas perjudian online di Indonesia. Dari Januari hingga Oktober 2023, tercatat ada 168 juta transaksi perjudian online dengan nilai mencapai Rp327 triliun.

Baca juga:   Pj Walikota Bandung Tegaskan ASN Tidak Terlibat Judi Online

Sebagai perbandingan, pada tahun 2022, tercatat 121 juta transaksi dengan nilai Rp155 triliun. Bahkan, pada triwulan pertama tahun ini saja, nilai transaksi sudah mencapai Rp100 triliun. Angka-angka ini menunjukkan peningkatan yang signifikan dan menggambarkan betapa seriusnya masalah ini.

Hernawati mengatakan penegakan hukum menjadi tantangan besar dalam mengatasi perjudian online. Pemerintah dan aparat penegak hukum terus berupaya untuk memberantas aktivitas ilegal ini.

Namun, perjudian online yang beroperasi secara lintas batas dan menggunakan teknologi canggih sering kali menyulitkan proses penegakan hukum.

“Situs-situs judi online mudah diakses dan sering kali beroperasi dari luar negeri, sehingga sulit dijangkau oleh otoritas setempat,” katanya.

Baca juga:   Harga Pertamax Menjadi Rp13.700 per Liter Mulai Agustus 2024

Selain itu, upaya penegakan hukum juga menghadapi tantangan dalam hal pemberantasan pinjaman online ilegal yang sering kali berkaitan erat dengan perjudian online.

Menurut Hernawati, banyak pelaku perjudian yang terjerat dalam lingkaran setan pinjaman online untuk menutup kerugian mereka, yang pada akhirnya menambah beban ekonomi dan psikologis.

“Dampak dari perjudian online tidak hanya dirasakan oleh individu yang terlibat langsung, tetapi juga oleh keluarga dan masyarakat luas. Banyak keluarga yang hancur akibat kerugian finansial dan masalah kesehatan mental yang diakibatkan oleh kecanduan judi. Oleh karena itu, selain penegakan hukum, diperlukan juga upaya edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat tentang bahaya perjudian online,” paparnya.

Hernawati mengatakan masyarakat perlu diberikan pemahaman tentang risiko dan dampak negatif dari perjudian online. Kampanye edukasi yang melibatkan berbagai pihak, termasuk pemerintah, organisasi masyarakat, dan lembaga pendidikan, sangat penting untuk mencegah semakin meluasnya praktik ini.

Baca juga:   Mayoritas Harga Pangan Naik, Daging Ayam Sentuh Rp36.030 per Kg

Selain itu, pengawasan yang lebih ketat terhadap transaksi keuangan dan akses internet juga perlu ditingkatkan untuk meminimalisir peluang terjadinya perjudian online.

Sedangkan dalam menghadapi masalah perjudian online, sinergi antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan masyarakat sangat diperlukan. Penegakan hukum yang tegas, edukasi yang menyeluruh, dan pengawasan yang ketat adalah kunci untuk mengatasi dan mengurangi dampak negatif perjudian online.

“Hanya dengan upaya bersama, kita bisa melindungi masyarakat dari bahaya yang ditimbulkan oleh perjudian online dan menciptakan lingkungan yang lebih aman dan sehat,” ucapnya. (uby)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Hanna Hanifah
Tags: dampak perjudian onlinejudi onlineperjudian online


Related Posts

Polres Cimahi gerebek rumah markas judi online di Batujajar, KBB. Empat pemuda ditangkap karena jadi CS 7 situs judi Kamboja dengan gaji Rp5 juta sebulan. (Uby/pasjabar)
HEADLINE

Polres Cimahi Gerebek Markas Judi Online di Batujajar: Empat Pemuda CS Situs Judi Kamboja Ditangkap

14 Januari 2026
film kalah untuk menang
HEADLINE

Film Menang untuk Kalah: Surya Saputra Ungkap Pernah Jadi Korban

7 Januari 2026
Situs Judi Online
PASNUSANTARA

Kemkomdigi Tutup 2,4 Juta Situs Judi Online, Transaksi Turun 57 Persen

6 November 2025

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.