CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Sabtu, 9 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Asal-usul Tarian Bedhaya Sapta dari Yogyakarta Ada Kaitannya dengan Sunda

Yatti Chahyati
8 Desember 2021
tarian bedhaya sapta

Tarian bedhaya sapta (foto : humas Pemprov Jabar)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Untuk pertama kalinya, tarian bedhaya sapta dan beksan menak kakung umarmaya-umarmadi, dipentaskan di luar keraton dan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sebagai asal tarian ini. Peristiwa bersejarah ini, berlangsung dalam  Gelaran Gempita Budaya (Gelar Muhibah Pikat Amerta Budaya) Jawa Barat-Yogyakarta di pelataran Jalan Diponegoro depan Gedung Sate Kota Bandung, pada Selasa (7/12/2021) malam.

Baca juga:   Jersey Harimau Malaya Dikritik Fans

“Tari bedhaya sapta itu ternyata adalah tarian yang diciptakan Sri Sultan Hamengku Buwono IX, yang inspirasinya dari babad Pasundan. Konon katanya ditemukan justru di Gedung Sate, pada tahun 1970-an dan kitabnya itu dijadikan inspirasi,” ungkap Gubernur Jabar Ridwan Kamil.

Lebih lanjut, Kang Emil sapaan akrab dari Ridwan Kamil mengisahkan, pada zaman dulu Sultan Agung memerintahkan prajuritnya untuk membuat batas wilayah antara Jawa dan Sunda. Pada perjalanannya, jatuh hati kepada orang Sunda dan menikah.

Baca juga:   Dua Pemain Andalan Persib Terancam Absen Lawan Persiwa

“Sultan Agung mengirim utusan ke Tanah Sunda untuk membuat batas wilayah. Dalam perjalanannya jatuh cinta dan menikah dengan orang Sunda,” cerita Kang Emil.

Semantara tarian Beksan Menak Kakung Umarmaya-Umarmadi , kata Kang Emil terinspirasi dari wayang golek, sebagai salah satu seni dari Sunda.

“Makanya gerakan dua yang bertempur itu dibikin seperti sedang dikendalikan oleh dalang,” sambung Kang Emil.

Baca juga:   Gempita Budaya, Wujud Hubungan Erat Jabar dan Daerah Istimewa Yogyakarta

“Jadi kesimpulannya yang dibawa oleh Yogyakarta adalah tarian sakral yang ada dan ditampilkan di keraton. Yang saya juga baru tahu malam ini bahwa begitu dalam hubungan sejarah Jawa Sunda,” lanjut Kang Emil. (ytn)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: budaya sundatarianYogyakarta


Related Posts

Penghargaan Paguyuban Pasundan
HEADLINE

Paguyuban Pasundan Raih Penghargaan dari HU Pikiran Rakyat di HUT ke-60

25 April 2026
Miss Tourism World 2026
PASHIBURAN

Wagub Dukung Sophia Rebecca Harumkan Jawa Barat di Miss Tourism World 2026

10 April 2026
Someah Hade ka Semah. (generate by DreaminaAI)
HEADLINE

Bukan Sekadar Senyum! Inilah Rahasia Filosofi Soméah Hadé ka Sémah yang Membuat Siapa Pun Merasa Jatuh Cinta Saat Menginjakkan Kaki di Pasundan!

29 Januari 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.