CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Sabtu, 9 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASBANDUNG

Pemkab Bandung Sebar 65 Ribu Paket Kepokmas di 31 Kecamatan Saat OPM 2023

Fal Ulul Ilmi
28 November 2023
Pemkab Bandung Sebar 65 Ribu Paket Kepokmas di 31 Kecamatan Saat OPM 2023

Pemkab Bandung melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) telah lima kali menggelar Operasi Pasar Murah (OPM) bersubsidi. (Foto: Istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Pemkab Bandung melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) telah lima kali menggelar Operasi Pasar Murah (OPM) bersubsidi, dengan menyalurkan 65.291 paket bahan pokok makanan hingga akhir tahun 2023 ini.

Kepala Disdagin Kabupaten Bandung Dicky Anugrah menyatakan OPM dalam rangka menekan laju inflasi daerah tersebut sudah digelar di 31 kecamatan. OPM ini bekerjasama dengan Bulog Cabang Bandung.

Baca juga:   Resmi! Harga LPG 3 Kg di Bandung Naik, Cek Rinciannya

“OPM ini sudah yang kelima kalinya, sehingga semua OPM sudah dilaksanakn di 31 kecamatan. Alhamdulillah, dengan adanya kegiatan ini dapat membantu ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat (kepokmas). Serta dalam rangka stabilisasi harga,” ucap Dicky saat mewakil Bupati Bandung Dadang Supriatna melepas OPM Bersubsidi di halaman Kantor Kecamatan Bojongsoang, Senin (27/11/2023).

Untuk terakhir kali di tahun 2023, OPM digelar di Kecamatan Bojongsoang dan Cileunyi dengan menyalurkan 4.617 paket kepokmas. Menyusul keesokan harinya untuk kecamatan terakhir di Nagreg dan Kecamatan Pameungpeuk.

Baca juga:   Kabupaten Bandung Inisiator dan Fasilitator Budaya Ikan Nila

Selain untuk menekan inflasi daerah dan menyediakan kebutuhan pokok masyarakat, imbuh Dicky, OPM juga ditujukan untuk penyediaan cadangan pangan, penanganan kasus stunting, dan penanggulangan kemiskinan ekstrem.

Dalam satu paket berisi tiga komoditi antara lain beras premium 5 kg, gula pasir 3 kg, dan minyak goreng 3 kg. Per paketnya mendapat subsidi Pemkab Bandung sebesar Rp95.000. Sehingga masyarakat hanya menebus seharga Rp.76.000, dari harga normal Bulog sebesar Rp160.000.

Baca juga:   Harga Beras Masih Tinggi, Pemkab Bandung Gelar Pasar Murah Bersubsidi di Tiap Kecamatan

Dicky berharap penerima manfaat OPM bisa tepat sasaran dengan mengandalkan data warga miskin dan miskin ektrem dari desa.

“Sasaran penerima manfaatnya kami serahkan ke pemerintahan desa, bekerjasama dengan Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos) untuk pendataan,” jelas Dicky. (fal)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Nurrani Rusmana
Tags: OPMPemkab Bandung


Related Posts

beasiswa bandung
PASBANDUNG

Pemkab Bandung Siapkan Beasiswa untuk ASN dan Pelajar Berprestasi

4 Mei 2026
unpad
HEADLINE

Unpad Jajaki Kerja Sama Vokasi dengan Pemkab Bandung

3 Maret 2026
Desa Cipela
PASBANDUNG

Pemkab Bandung dan TNI Bangun Jalan Desa Cipela melalui TMMD

11 Februari 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.