CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Bandung Banjir Lagi, Kolam Retensi Bakal Dievaluasi

Yatti Chahyati
14 Januari 2019
Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, PASJABAR.COM — Bandung dikepung banjir, setelah diguyur hujan dengan intensitas tinggi pada Minggu (13/1/2019) kemarin.

Mengatasi hal ini, Walikota Bandung Oded M.Danial mengatakan harus mengevaluasi kolam retensi Sirnaraga  yang baru-baru ini diresmikan.

“Saya akan memerintahkan dinas terkait untuk melihat di lapangan, dan melakukan evaluasi, apa yang kurang untuk menangani banjir ini,” kata Oded.

Oded mengakui, harus terus melakukan upaya agar banjir bisa tertangani dengan paripurna. Selain juta tentu saja koordinasi antar wilayah se Bandung Raya.

Baca juga:   Banyak Opsi, Mau Dijadikan Apa Eks Matahari Banceuy oleh Pemkot Bandung?

“Ini kan sudah lintas sektoral, jadi harus di selesaikan oleh Pemprov,” jelas Oded.

Karenanya, Oded tengah menunggu undangan pembahasan lanjutan dari pemprov untuk membicarakan tentang cekungan Bandung.

“Sebelum ini, saya pernah dipanggil Wagub DEDI Mizwar, untuk menyelesaikan masalah cekungan bandung. Sekarang sedang menunggu undangan lanjutan,” terangnya.

Dengan Walikota Cimahi, Oded mengaku sudah pernah berbicara langsung, dan membicarakan Sungai Cibeureum, yang beberapa wakti lalu sempat dibangun brongsong oleh Pemkot Bandung, namun kembali runtuh.

Baca juga:   Sejumlah Siswa dan Orang Tua SDN Tilil 032 Mengikuti Trauma Healing

Selama ini, banjir di perbatasan, Kota Bandung dan Kota Cimahi, salah satu penyebabnya adalah meluapnya air di Sungai Cibeureum.

Namun, yang menjadi masalah adalah, gorong-gorong sungai yang menyempit. Gorong-gorong tersebut merupakan tanggungjawab PU Pusat, karena jalan terdampak banjir adalah jalan nasional.

“Dulu, gorong-gorong itu bisa dimasuki orang, sekarang karena sedimentasi tinggi, jadi tidak bisa,” ujarnya.

Baca juga:   Pemkot Bandung Hadirkan Taman Publik di Bawah Jembatan Pasupati

Oded mengatakan, banjir yang terjadi belakangan ini, diakibatkan karena kesalahan akumulatif seluruh warga. Untuk warga kabupaten, melakukan pembangunan karena kebutuhan hajat hidup orang banyak berupa pemukiman, sehingga warga Kota Bandung kesulitan.

“Makanya untuk menyelesaikannya dibutuhkan harus dicari secara komprehensif,” pungkasnya. (put)‎

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: banjir bandungkolam retensiOded M Danielwali kota bandung


Related Posts

PHBS
HEADLINE

Pemkot Bandung Fokuskan PHBS pada Sekolah dan Pola Makan

7 Mei 2026
Bandung Milestone Hadirkan Arsip Sejarah Kota dengan Sentuhan Teknologi AI
HEADLINE

Bandung Milestone Hadirkan Arsip Sejarah Kota dengan Sentuhan Teknologi AI

25 April 2026
Pemkot Bandung Targetkan Pengelolaan Sampah Tanpa Open Dumping 2026
HEADLINE

Pemkot Bandung Targetkan Pengelolaan Sampah Tanpa Open Dumping 2026

25 April 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.