CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASBANDUNG

Logistik Pemilu Kota Bandung Kekurangan Tempat

Yatti Chahyati
14 Januari 2019
Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, PASJABAR.COM — Jelang pemilu 2019, KPU Kota Bandung kesulitan menyimpan logistic pemilu serentak 2019. Bahkan ujar Ketua KPU Kota Bandung Suharti membutuhkan aula kecamatan lebih luas.

“Jadi tidak semua kantor kecamatan memiliki aula yang luas untuk menyimpan logistik. Padahal berkaca dari tahun lalu, kita membutuhkan gedung yang luas,” ujar Ketua KPU Kota Bandung Suharti, kepada wartawan Senin (14/1/2019).

Menurut Suharti, kebutuhan ini mendesak, mengingat pilkada serentak ini, membutuhkan setidaknya lima unit kotak suara.

Baca juga:   Kasus Keracunan MBG Meluas, Ratusan Korban Dirawat di RSUD Cililin

“Selain itu, juga perlu ruangan cukup besar, untuk mengglar rapat pleno dan perhitungan suara. Karena dari TPS, kotak suara dibawa ke kecamatan bukan keluraan,” tambahnya.

Suharti mengakui, tidak seluruh kantor kecamatan tidak memiliki gudang yang memadai. Berdasarkan keterangan Suharti dari 30 kecamatan hanya dua kecamatan yang memiliki aula cukup luas.

“Selain memang raungan nya besar, jumlah warganya juga sedikit,” terangnya.

Baca juga:   Data Masuk ke KPU Sementara Jokowi-Ma'ruf Unggul

Karenanya, dibutuhkan pengadaan satu ruangan cukup besar, untuk menampung logistik. Rencananya, logistik akan didistribusikan dari KPU Kota Bandung ke kecamatan sekitar akhir Maret sampai awal April.

Tahun ini, KPU Kota Bandung mendapatkan bantuan Rp1,2 milyar dari Pemkot Bandung.  “Itu untuk kebutuhan operasional yang tidak tercovel APBN,” katanya.

Menanggapi hal ini, Walikota Bandung Oded M.Danial mengatakan, dibutuhkan dana Rp400 juta untuk mengontrak satu ruangan selama satu bulan.

Baca juga:   Hingga Sahur Massa Masih Lawan Aparat Jakarta Masih Panas

“Kita akan carikan dananya, yang jelas tidak bisa diambil dari anggaran yang Rp1,2 milyar. Karena itu sudah ada peruntukannya,” terang Oded.

Selain itu, Pemkot Bandung melakukan upaya agar partisipasi pemilu tetap tinggi. Karena berdasarkan laporan, pada Pilwalkot lalu, angka partisipasi di Bandung 76 %.

“Angka itu cukup tinggi, karena berdasarkan target nasionalpun, angka partisipasi 77%. Jadi kita upayakan agar target itu tercapai,” paparnya. (put)‎

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: KPUpemiluPemilu serentak


Related Posts

unpas
PASPENDIDIKAN

Unpas dan DKPP Dorong Penguatan Integritas Penyelenggara Pemilu

18 Desember 2025
pemilu lima tahun sekali
HEADLINE

Makna Pemilu Setiap Lima Tahun Sekali

2 Juli 2025
KPU Kota Bandung Soroti Dampak Pilkada yang Berdekatan
HEADLINE

KPU Kota Bandung Soroti Dampak Pilkada yang Berdekatan

24 Februari 2025

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.