CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASJABAR

Tingkat Kesembuhan COVID-19 di Jabar Turun, Ini Penyebabnya

Yatti Chahyati
18 Desember 2020
FOTO : Pemprov Jabar Tes SWAB Jurnalis

ilustrasi (pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Tingkat kesembuhan pasien COVID-19 di Jawa Barat belakangan ini mengalami penurunan. Apa penyebabnya?

Menurut Ketua Harian Satgas COVID-19 Jawa Barat Daud Achmad, belakangan ini terjadi penambahan kasus COVID-19 secara signifikan. Salah satunya akibat dampak dari libur panjang beberapa waktu lalu.

“Memang terakhir-terakhir ini saya lihat kasus baru semakin meningkat, mungkin karena masyarakat sudah tambah bebas untuk bergerak,” kata Daud di Gedung Sate, Kota Bandung, Jumat (18/12/2020).

Baca juga:   Tragis, Remaja di Cimahi Tewas Tersengat Listrik Saat Main Layangan

Berdasarkan data hingga pukul 13.30 WIB hari ini, tercatat kasus terkonfirmasi positif ada 70.777 orang. Dari data itu, 11.498 orang masih dalam isolasi atau proses perawatan, selesai isolasi atau sembuh 58.187 orang, dan meninggal dunia 1.092 orang.

“Ada yang bertanya angka kesembuhan kita menurun. Memang kita sempat menyentuh angka (kesembuhan) 85 persen yang sembuh dan sekarang angkanya di 82 persen,” ungkap Daud.

Prosentase penurunan tingkat kesembuhan itu menurutnya logis. Sebab, jumlah kasus semakin tinggi. Hal itu berbuntut pada berkurangnya tingkat kesembuhan meski secara jumlah sebenarnya lebih baik.

Baca juga:   Disabilitas di Jabar Mulai Jalani Vaksinasi COVID-19

“Penurunan ini logis karena angka kesembuhan itu kan dilihat dari angka kasus aktif. Jadi, kasus aktif kita kan tambah banyak, kemudian yang sembuh juga kalau melihat nominal sebenarnya banyak juga,” ucapnya.

“Cuma, perbandingannya misal sekarang kasus aktif ada 10 ribu, ini yang sembuhnya 8.500. Kalau sehari kasus aktif nambah 700, yang sembuh sebenarnya banyak juga sampai 600-an sekian,” jelas Daud.

Baca juga:   Len Industri Uji Terbang UAV DID 3.11 BLOS di Nusawiru

Ia juga membandingkan tingkat kematian yang mengalami penurunan. Dari waktu ke waktu, angkanya menurun. Ini menunjukkan progres signifikan.

“Angka kematian terakhir saya barusan dapat informasi sekarang kita di angka 1,54 persen, di awal-awal kita ada 2 persen, sekarang terus makin turun. Artinya dari mereka-mereka yang ada di rumah sakit sebenarnya makin banyak yang bisa disembuhkan, tidak sampai meninggal,” tandas Daud. (ors)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: COVID-19. semuh dari coronasatgas covid


Related Posts

Kata Ema Soal PTMT Ditengah Lonjakan Dahsyat Kasus COVID 19
HEADLINE

Ema : Belum Ada Laporan Klaster Sekolah di Bandung

24 September 2021
COVID-19 Varian E848K Lebih Menular, Ini Cara Mengatasinya
PASNUSANTARA

COVID-19 Varian E848K Lebih Menular, Ini Cara Mengatasinya

3 April 2021
HEADLINE

Waspada Musim DBD Dimasa Pandemi COVID-19

11 Mei 2020

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.