CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Vaksinasi COVID-19 Butuh Waktu Lebih dari Setahun

Yatti Chahyati
31 Desember 2020
Jabar Butuh 72 Juta Dosis Vaksin COVID-19

simulasi sistem pemberian vaksin COVID-19 yang digelar Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jabar di Puskesmas Poned Tapos, Kota Depok, Kamis (22/10/20). (Foto: Pipin/Humas Jabar)

Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA, WWW.PASJABAR.COM — Pemerintah akan menggulirkan program vaksinasi COVID-19. Rencananya, vaksinasi akan dilakukan dalam beberapa tahap.

Di tahap pertama, dalam kurun Januari-April 2020, sasaran penerimanya adalah tenaga kesehatan dan tenaga pelayanan publik. Di tahap berikutnya, barulah masyarakat yang akan divaksin.

Secara keseluruhan, program vaksinasi COVID-19 ditargetkan rampung dalam waktu lebih dari satu tahun. Sebab, butuh waktu dan proses panjang agar vaksinasi bisa dilaksanakan terhadap semua sasaran penerima.

Baca juga:   Kisah Miris Para Penari di Tengah Pandemi

“Program vaksinasi adalah salah satu strategi utama untuk menyelesaikan masalah pandemi ini. Dibutuhkan waktu lebih dari 12 bulan untuk kita menyelesaikan program vaksinasi ini,” kata Menteri Kesehatan Budi Gunawan Sadikin di Bandara Soekarno-Hatta, Kamis (31/12/2020).

Karena itu, meski vaksin sudah ada, masyarakat diimbau tetap menjalankan protokol kesehatan. Sebab, itu akan jadi senjata utama dalam mencegah penularan COVID-19 sambil menunggu mendapatkan vaksin.

Baca juga:   BREAKING NEWS : PERTOKOAN DI JALAN OTISTA LUDES OLEH API

“Dengan berjalannya program vaksinasi ini kita justru harus tetap menjalankan protokol kesehatan, mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak,” ungkap Budi.

Ia pun berharap kerja sama dari semua pihak atas rencana vaksinasi COVID-19. Harapannya, setelah vaksinasi selesai dilakukan, pandemi bisa benar-benar berakhir.

“Mudah-mudahan apa yang kita kita lakukan di sini bisa diikuti, bisa dikerjasamakan, bisa didukung seluruh rakyat Indonesia. Karena tidak mungkin kita bisa mengerjakannya sendiri,” tandas Budi.

Baca juga:   FAGI Jabar Minta Gubernur Segera Lantik Calon Kepala Sekolah

Sementara itu, saat ini Indonesia sudah memiliki 3 juta dosis vaksin Sinovac. Vaksin-vaksin ini dijadwalkan akan segera didistribusikan ke 34 provinsi. Dengan begitu, program vaksinasi bagi tenaga kesehatan dan tenaga pelayanan publik diharapkan bisa berjalan mulai Januari 2021. (ors)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: COVID-19vaksin


Related Posts

Bio Farma vaksin
HEADLINE

Bio Farma Perkuat Peran Indonesia dalam Jaringan Produsen Vaksin Dunia

22 Oktober 2025
COVID-19
HEADLINE

Kasus COVID-19 Naik, Menkes Minta Masyarakat Waspada

11 Juni 2025
Kasus COVID
HEADLINE

RSHS Bandung Siaga Hadapi Potensi Lonjakan Kasus COVID-19

9 Juni 2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.