CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASBANDUNG

Pemkot Bandung Belum Putuskan Lanjutkan PPKM

Yatti Chahyati
7 Februari 2021
FOTO : Penutupan Jalan di Bandung

(ilustrasi/pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Tanggal 8 Feburuari besok, merupakan hari terakhir Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) oleh pemerintah pusat. Di Bandung Pemkot belum memutuskan apakah PPKM akan dilanjutkan atau tidak.

“PPKM ini, kan baru akan berakhir tanggal 8 Februari. Jadi kita mengikuti itu dulu,” ujar ketua harian Penanganan Penyebaran Covid -19 Kota Bandung, Ema Sumarna, kemarin.

Meski demikian untuk karantina wilayah yang sudah diisyaratkan pemerintah pusat, Kota Bandung menyatakan siap untuk melakukan karantina wilayah.

“Tapi untuk melaksanakan karantina wilayah, kita menunggu usulan dari bawah. Bergantung kesiapan wilayah itu sendiri,” terang Ema.

Jika kewilayahan sudah melakukan koordinasi dengan masyarakat, dengan RT, RW dan ada kesepahaman dengan seluruh masyarakat, maka bisa langsung mengajukan ke satgas covid tingkat kota.

“Nanti kita akan melakukan pemantauan sebelum mengeluarkan surat keputusan wali kota untuk penerapan karantina wilayah,” terangnya.

Baca juga:   Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Tuntut Kejati Jabar Tangani Kasus Korupsi Cigasong Majalengka

Sedangkan untuk lockdown selama dua hari seperti yang rencananya akan dilakukan di beberapa kota lain, Ema mengatakan Kota Bandung belum akan melakukan hal itu. “Namun, kita masih meihat perkembangan akan seperti apa nantinya,” tegas Ema.

Meskipun demikian Ema mengatakan agar masyarakat tidak melakukan kegiatan keluar kota jika tidak penting.

“Bagaimanapun juga, harus kita akui salah satu penyebab dari masih tingginya kasus covid 19 di Kota Bandung, adalah masih adanya mobilitas dan kerumunan,” tuturnya.

Untuk itu, Pemkot Bandung mewacanakan ada tes rapid anti gen di cafe-cafe. “Karena cafe menjadi salah satu tempat warga untuk berkerumun,” tegasnya.

Sementara itu, menurut data Satgas Penanganan Covid 19 Kota Bandung per tanggal 4 Februari 2021 menunjukan bahwa Kota Bandung masih dalam zona resiko sedang dengan total konfirmasi kasus di Kota Bandung adalah sebesar 9.757 (bertambah 1943 kasus) namun disisi lain terjadi penurunan kasus positif aktif dengan total temuan sebesar 1.103 kasus (berkurang 297 kasus).

Baca juga:   Komisi C DPRD Kota Bandung Minta Segera Resmikan Flyover Kopo

Persentase kenaikan kasus konfirmasi di Kota Bandung ini adalah sebesar 24.86% dimana menunjukan persentase yang lebih tinggi dari Provinsi (8.23%) dan Nasional (5.33%). Sedangkan untuk kasus konfirmasi aktif mengalami penurunan sebesar 21.21% dimana persentase ini berbeda dengan Provinsi dan Nasional yang mengalami kenaikan.

Kota Bandung mengalami tren meningkat untuk angka kesembuhannya, dimana bertambah sebanyak 2.206 pasien sembuh (total 8452 pasien) dengan persentase sebesar 86.62%. Angka ini menjadi angka yang lebih baik dari Provinsi (79.16%) dan Nasional (81.67%).

Baca juga:   Peringatan Hari Kartini di Pemkot Bandung

“Persentase kesembuhan di Kota Bandung naik dikarenakan tingginya jumlah konfirmasi positif yang tidak bergejala/ bergejala ringan sehingga waktu penyembuhan/ isolasi tidak lebih dari 14 hari,” tuturnya.

Senada dengan tren kesembuhan yang meningkat, Kota Bandung kini mengalami tren penurunan bagi pasien covid 19 yang meninggal dunia. Kendati secara angka terjadi penambahan sebanyak 34 kasus kematian menjadikan total sebanyak 202 kasus namun presentasi kematian di Kota Bandung menurun hingga level 2.07% dimana Angka ini masih dibawah level Nasional.

“Namun harus tetap waspada, karena positivity rate Kota Bandung masih dalam level 19.06% (standar WHO 5%). Angka ini meningkat menandai laju penyebaran di komunitas yang bertambah,” tegas Ema. (Put)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: pemkot bandungPPKM


Related Posts

PHBS
HEADLINE

Pemkot Bandung Fokuskan PHBS pada Sekolah dan Pola Makan

7 Mei 2026
Pemkot Bandung mempertimbangkan perpanjangan waktu seleksi pengelola Kebun Binatang Bandung karena minimnya peminat akibat persyaratan ketat. (Eci/pasjabar)
HEADLINE

Pendaftaran Segera Ditutup, Pemkot Bandung Pertimbangkan Perpanjangan Seleksi Pengelola Kebun Binatang

4 Mei 2026
darurat sampah
HEADLINE

Kuota Sarimukti Ditutup, Kota Bandung Masuk Masa Darurat Sampah

2 Mei 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.