BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Meski tak lagi menyandang status zona merah, namun Wali Kota Bandung Oded M Danial meminta warganya tetap menjaga protocol kesehatan dan tetap berlakukan PPKM
“PenangananCovid-19 di Jabar sudah membaik, buktinya sudah tidak ada lagi kabupaten yang masuk dalam zona merah,” ujar Wali Kota Bandung Ode M. Danial, kepada wartawan, Rabu (3/3/2021).
Menurut Oded, Di Kota Bandung sendiri sudah ada data sampai ke tingkat RT. Sekarang sudah masuk zona kuning dan hijau.
“Dari segi ekonomi juga sudah relatif membaik. sekarang kita hanya tinggal memikirkan vaksin,” tutur Oded.
Meski demikian, lanjut Oded pihaknya tetap meminta warga Kota Bandung untuk menjaga protokol kesehatan. hal ini guna mencegah hal yang tidak dinginkan. Karenanya, lanjut Oded, pihaknya tidak menghapus PPKM kewilayahan.
Oded mengatakan, dirinya bersama tim gugus tugas sepakat untuk menerapkan PPKM tidak harus menunggu ajuan dari kewilayahan. Melainkan menginstruksikan langsung kepada kewilayahan untuk menerapkannya.
“Bahkan, kita akan mengikuti pola pusat. Dengan cara menginstruksikan untuk menerapkan PPKM kewilayahan,” terang Oded.
Di sisi lain, memasuki satu tahun pandemi covid 19 di Indonesia, Oded mengatakan harapannya semoga cepat usai.
Meskipun kenyataannya sekarang varian baru covid 19 ditemukan di Indonesia. “Karenanya, kita harus semakin berhati-hati,” tegasnya.
Kehati-hatian ini salah satunya dengan vaksin. Oded meminta masyarakat untuk mau divaksin.
Oded sendiri menyatakan bersedia divaksin jika sudah 3 bulan sejak dirinya dinyatakan sembuh dari covid-19. “Ini kan salah satu bukti ikhtiar kita untuk melawan covid 19,” tegasnya.
Meski demikian, Oded mengatakan agar tetap menjaga pola makan, olahraga dan istirahat yang cukup.
“Saya membiasakan olahraga sehari setidaknya 30 menit. Apakah itu untuk senam, pingpong atau bersepeda,” paparnya.
Selain itu, Oded mengingatkan untuk istirahat yang cukup. “Bahkan sekarang saya tidak pernah rapat lebih dari jam 9.00 malam. Agar bisa beristirahat,” tuturnya. (Put)







