CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Senin, 11 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASNUSANTARA

Percepatan Digitalisasi SDM Parekraf Dukung Pumulihan Ekonomi

Tiwi Kasavela
16 Juli 2021
Percepatan Digitalisasi SDM Parekraf Dukung Pumulihan Ekonomi

Percepatan Digitalisasi SDM Parekraf Dukung Pumulihan Ekonomi. (Ist)

Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA, WWW.PASJABAR.COM– Menparekraf, Sandiaga Salahuddin Uno, mendorong akselerasi penggunaan moda digital atau digitalisasi SDM Parekraf sebagai upaya pemulihan ekonomi di masa pandemi COVID-19 di Tanah Air.

Menparekraf Sandiaga dalam Pra-Rakornas Kemenparekraf dengan tema Pilar Pengembangan SDM dan Kelembagaan secara virtual.Kamis (15/7/2021) menjelaskan, pandemi memberikan tantangan berupa disrupsi digital yang terjadi pada setiap lini.  Serta memunculkan berbagai peluang hingga hilangnya berbagai mata pencaharian pada sektor parekraf.

“Ini yang menjadi bagian dari tantangan akselerasi kita di era digitalisasi. Yang berpengaruh bukan hanya pada sektor pariwisata namun juga seluruh sektor secara luas di sektor ekraf. Untuk itu diperlukan pelatihan bersinggungan dengan digitalisasi. Misalnya teknik pembuatan konten dan pemasaran berbasis online,” katanya.

Dalam Pra-Rakornas Kemenparekraf hadir pula Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Angela Tanoesoedibjo. jajaran Deputi dan Staf Ahli Menteri di Lingkungan Kemenparekraf. Deputi Bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kemenkomarvest Oddo RM Manuhutu. Hingga Kepala Badan Sertifikasi Nasional (BNSP) Kunjung Maseta.

Baca juga:   Satu Pasien COVID-19 di Indonesia Meninggal Dunia

Dalam rangka beradaptasi di tengah pandemi ini, Menparekraf Sandiaga juga menjelaskan bahwa saat ini Kemenparekraf  tidak lagi mengejar angka kunjungan wisatawan. Namun fokus mendorong pariwisata berkelanjutan (sustainable tourism) atau pariwisata yang lebih berkualitas.

Saat ini pariwisata berbasis alam dan budaya menjadi daya tarik sendiri di tengah pandemi. Sektor pariwisata menjadi sektor yang sangat strategis terbukti pada 2020. Sumbangsih sektor pariwisata untuk PDB tanah air mencapai 4,1 persen.

“Kita pertahankan angka ini, justru ingin kita tingkatkan dengan kualitas based tourism dan sustainable tourism.  Diharapkan bisa memberikan kontribusi PDB mencapai 5-6 persen dalam beberapa tahun kedepan. Ditambah sektor ekonomi kreatif yang ditargetkan memberikan sumbangan PDB sebesar 11-12 persen. Kita memberikan kontribusi yang besar ditahun-tahun mendatang,” katanya.

Baca juga:   Jaksa Agung ST Burhanuddin: Saatnya Tokoh Sunda Bangkit dan Ambil Peran Strategis

Kemenparekraf juga melakukan langkah transformatif di bidang SDM. Karena membangun infrastruktur tidak lengkap tanpa membangun SDM-nya.

Menparekraf Sandiaga juga yakin Kemenparekraf akan menghadirkan kebijakan yang berkeadilan kepada masyarakat dengan cara-cara baru. Dengan mendorong peningkatan pengembangan SDM. Sektor ini akan berpotensi membuka lapangan kerja yang baru dan berkualitas.

“Kami melihat fasilitas sertifikasi kompetensi bagi 16.300 SDM parekraf ini. Sebagai pengakuan kompetensi yang dimiliki dan kita bisa meningkatkan daya saing sesuai dengan SKKN. Untuk mewujudkan ini semua tentunya bukan sekadar fisik saja yang harus dibangun, tetapi juga manusianya. Oleh karena itu program pelatihan dan pendampingan telah disiapkan untuk mencetak SDM yang berkualitas. Yang mampu memanfaatkan peluang usaha dan membuka lapangan kerja seluas-luasnya,” katanya dalam rilis yang diterima PASJABAR.

Baca juga:   Tidak Mudah, Revisi UU ITE Harus Memiliki Kualifikasi yang Jelas

Sementara itu, Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Kemenparekraf Wisnu Bawa Tarunajaya menambahkan. Ada beberapa poin pembahasan dalam pra-rakornas yang mengangkat tema besar ‘Pengembangan Kapasitas SDM Yang Unggul dan Berdaya Saing di Era Digital untuk Pemulihan dan Pembukaan Peluang Kerja dan Peluang Usaha disektor Parekraf’.

Nantinya, lanjut Wisnu Bawa, output yang akan dicapai adalah pertama model pelatihan dan sertifikasi kompetensi SDM Parekraf.

Kedua model pendampingan SDM Parekraf di Desa Wisata dan pengembangan SDM Parekraf mandiri melalui wirausa.

Dan ketiga model penguatan hubungan antar lembaga dalam rangka peningkatan kolaborasi dan sinergitas program lintas kelembagaan antar K/L.

“Serta outcome yang diharapkan adalah pertumbuhan ekonomi di destinasi pariwisata melalui kapasitas SDM Parekraf dan Hubungan antar Kelembagaan,” ujarnya. (*/tiwi)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: Digitalisasi SDM Parekraf


Related Posts

No Content Available

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.