CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASNUSANTARA

Game Penyumbang ke 7 Terbesar PDB Ekraf di Indonesia

Tiwi Kasavela
17 Agustus 2021
Game Jadi penyumbang ke 7 Terbesar PDB Ekraf di Indonesia

ilustrasi (kemenparekraf RI)

Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA, WWW.PASJABAR.COM– Dari 17 subsektor ekonomi kreatif (ekraf) di Indonesia. Aplikasi dan permainan (game) pada 2020, menempati posisi ke-7 penyumbang terbesar terhadap PDB ekonomi kreatif Indonesia.

Menparekraf, Sandiaga Salahuddin Uno menyebut industri game bisa menjadi modal tersendiri bagi kebangkitan subsektor ekonomi kreatif di tengah pandemi.

“Nominal sebesar Rp24,88 triliun atau sekitar 2,19 persen sumbangan subsektor aplikasi dan game developer untuk PDB nasional,” ucapnya.

“Ini juga sejalan dengan janji Presiden Joko Widodo untuk mengembangkan e-sport dan industri gaming yang menjadi salah satu modal bangsa,” kata Menparekraf Sandiaga Uno saat Weekly Press Briefing yang digelar secara virtual dengan tema Dukungan Kemenparekraf untuk Keikutsertaan Developer Game pada event Gamescom Global dan Tokyo Game Show, Senin (16/8/2021).

Dalam kesempatan itu hadir Wakil Menteri Parekraf Angela Tanoesudibjo, Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga, Duta Besar RI untuk Jerman Arif Havas Oegroseno, Presiden Asosiasi Game Indonesia Cipto Adiguno, serta Jajaran Eselon I di lingkungan Kemenparekraf.

Baca juga:   Infrastuktur Objek Wisata Harus Diperhitungkan untuk Antisipasi Kecelakaan di Kawasan Wisata

Menparekraf Sandiaga Uno menjelaskan pihaknya akan terus berupaya membuka akses pasar seluas-luasnya khususnya bagi para pelaku ekonomi kreatif subsektor aplikasi atau game.

Terlebih di tengah situasi pandemi COVID-19 saat ini, subsektor Aplikasi Game Developer (AGD). Malah menunjukkan tren kenaikan positif dibandingkan dengan subsektor lainnya.

Tercatat subsektor AGD memiliki nilai pertumbuhan positif tertinggi kedua setelah subsektor TV  dan radio.

“Dengan jumlah pertumbuhan sebesar 4,47 persen, harapan kami, games menjadi pandemic winner. Untuk mendorong pergerakan ekonomi Indonesia. Bersama subsektor prioritas dan unggulan lainnya. Saya mengajak para stakeholder di Indonesia untuk tetap positif dan optimistis. Karena kita melihat kondisi ini sangat dinamis. Tapi kita yakin di industri game ini ada peluang yang harus dimanfaatkan untuk menjadi pemenang,” katanya dalam rilis yang diterima PASJABAR.

Baca juga:   Pengembang Game Naoki Yoshida Tak Lagi Jadi Direktur Square Enix

Kemenparekraf sendiri, lanjut Sandiaga, memutuskan untuk mendukung dan berpartisipasi di dua ajang bergengsi game global yaitu Gamescom Global dan Tokyo Game Show (TGS). Yang merupakan B to B event dari gamescom 2021. Yang akan dilaksanakan 15 September 2021 serta TGS yang dilaksanakan 30 September sampai 3 Oktober 2021.

“Kemenparekraf akan memfasilitasi 30 peserta gamescom dan 19 peserta untuk TGS mulai dari games developer studio sampai game publishing dan game service. Kami berharap partisipasi para delegasi bisa menunjukkan performa yang optimal. Dan aktivitas b2b-nya meningkat sehingga setiap event ini. Akan membawa keberkahan dan dibawa pulang ke tanah air bisa membawa kebangkitan ekonomi dan membuka lapangan kerja lebih luas,” katanya.

Baca juga:   EA Resmi Luncurkan Battlefield 6 dengan Latar Perang Modern 2027

Sementra itu, Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga mengaku pihaknya sudah sejak awal melihat potensi produk-produk digital. Termasuk game online atau e-sport yang salah satunya menjadi leader dalam kontribusi kepada PDB.

Angkanya signifikan dari sisi transaksi yang bisa dicapai. Indonesia juga tercatat menempati urutan ke-16 dengan jumlah pengguna game mencapai 43,7 juta user dan revenue. Yang dihasilkan sebesar 879,7 juta dolar AS atau setara dengan Rp12 triliun.

“Dari transaksi itu kami melihat perputaran yang dihasilkan dari industri ini mampu memberikan kontribusi besar bagi Tanah Air,” katanya

“Kami melihat dengan adanya creator game lokal yang sudah ada. Ini bisa dipacu bukan hanya sekadar berkontribusi untuk generated income world wide tetapi secara umum uang masuk ke Indonesia,” pungkasnya. (*/tiwi)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: game


Related Posts

Resident Evil Requiem
HEADLINE

Resident Evil Requiem Hadir Lewat Event Spesial di Jakarta

22 Februari 2026
Ghost of Yotei
HEADLINE

Sony Siapkan Mode Legends Multiplayer untuk Ghost of Yotei

14 Februari 2026
gim
HEADLINE

Studi Ungkap Main Gim Lebih 10 Jam Picu Risiko Kesehatan

19 Januari 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.