CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASNUSANTARA

Kominfo Temukan 1.991 Hoaks Tentang COVID-19

Yatti Chahyati
19 November 2021
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA,WWW.PASJABAR.COM — Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) menemukan sebanyak 1.991 hoaks terkait  COVID-19, dari 5.131 unggahan media sosial sepanjang Januari 2020 hingga 18 November 2021.

“Pemutusan akses telah dilakukan terhadap 5.004 unggahan dan 127 unggahan lainnya sedang ditindaklanjuti,” tutur Juru Bicara Kemkominfo, Dedy Permadi dikutip dari kominfo.go.id, Jumat (19/11/2021).

Dedy mencontohkan, hoaks  terkait COVID-19 yaitu informasi bahwa pandemi ini tidak ada. Adapula yang  percaya kondisi ini sebagai konspirasi elit global.

Baca juga:   Ramai Perbincangan Situs Pengganti X, Elaelo Ternyata Bukan dari Kemenkominfo

“Kita juga kerap mendengar kabar duka hilangnya nyawa seseorang yang terkena Covid-19 karena percaya bahwa Covid-19 itu tidak nyata, hanya flu biasa. Bahkan ada yang menganggap Covid-19 sebagai konspirasi elit global,” bebernya.

Selain hoaks tentang COVID-19, pihaknya pun menemukan hoaks terkait vaksinasi Covid-19. Terdapat sebanyak 390 isu dari 2.425 unggahan media sosial. Pemutusan akses telah dilakukan Kominfo terhadap 2.425 unggahan tersebut.

Baca juga:   Menparekraf : ASN Harus Beri Layanan Prima Bagi Masyarakat

Adapun terkait hoaks pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), Kominfo menemukan sebanyak 48 isu dari 1.167 unggahan media sosial.

“Pemutusan akses dilakukan terhadap 1.003 unggahan dan 164 unggahan lainnya sedang ditindaklanjuti,” sambung Dedy.

Untuk perbandingan jumlah persebaran isu hoaks COVID-19 pekan ini dan sebelumnya. Dari 4 November sampai 11 November 2021, kata Dedy, terdapat penambahan sejumlah 8 isu dan 32 unggahan hoaks.

Sedangkan isu hoaks vaksinasi Covid-19, pada minggu ini terdapat penambahan sejumlah 8 isu dan 27 unggahan hoaks.

Baca juga:   Data Jumlah Ratusan Ribu ODP Dibuka, Pemerintah Minta Patuhi Isolasi Diri

Sementara untuk hoaks PPKM, di pekan ini tidak terdapat pertambahan, namun terdapat pertambahan isu sebanyak 27 unggahan hoaks. Dedy mengingatkan pandemi masih ada, virus pun masih mengintai.

“Namun, dengan menghentikan persebaran hoaks COVID-19, melakukan literasi digital, semangat melakukan vaksinasi, serta taat protokol kesehatan, bersama kita mampu dalam menekan risiko persebaran COVID-19,” pungkas Dedy. (ytn)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: COVIDPPKMVaksinasi Covid


Related Posts

COVID-19
HEADLINE

Kasus COVID-19 Naik, Menkes Minta Masyarakat Waspada

11 Juni 2025
covid
HEADLINE

Stok Vaksin Kosong, Dinkes Jabar Imbau Waspada Covid

4 Juni 2025
Bupati Garut Rudy Gunawan
PASJABAR

PPKM Dicabut, Bupati Garut Pastikan Satgas Masih Terus Bertugas

3 Januari 2023

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.