CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASDUNIA

Kiat dari Profesor Jepang untuk Kurangi Emisi Karbon di Indonesia

Yatti Chahyati
24 November 2021
emisi karbon

ilustrasi kebakaran hutan (foto : pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Profesor Masahiro Kawasaki dari Kyoto University mengungkapkan, untuk mengurangi emisi karbon di Indonesia harus mengimplementasikan program MRV. MRV adalah singkatan dari  measuring, reporting, dan verification yang berfokus kepada aspek pendataan dan prediksi konsentrasi karbon dioksida di atmosfer.

“Karena itu, kita perlu mengimplementasikan program MRV,” tutur Kawasaki dikutip PASJABAR dari laman ITB, Rabu (24/11/2021)

Seperti yang selama ini telah ia lakukan, dalam penelitian kimia atmosfer di Research Institute for Humanity and Nature Japan.  Prof Kawasaki melakukan berbagai riset mengenai kimia atmosfer, pengukuran kualitas udara, dan dinamika fotoreaksi. Ia menjelaskan, ketiga studi tersebut teraplikasikan kepada program-program MRV untuk memitigasi efek karbon dioksida berlebihan kepada lingkungan.

Baca juga:   STKIP Pasundan Cimahi Juara Lismajab 2024

Salah satu dampak gas rumah kaca berlebihan, yaitu pemanasan global yang disebabkan peningkatan emisi global sebanyak 35Gt di 2020. Sumber emisi global tersebut, dapat berupa aktivitas-aktivitas bersifat natural atau antropogenik.

Contohnya, kata Kawasaki di Kalimantan, warga sering menderita efek kabut yang berasal dari pembakara hutan dan gambut. Kabut ini menurunkan jarak penglihatan, kesehatan masyarakat, dan berbahaya terhadap lingkungan.

Baca juga:   Mahfud MD Beri Kuliah Umum Soal Undang-undang Perampasan Aset

Keluar Indonesia

Selain itu, kabut dapat merambat ke negara lain di luar Indonesia,  sepert Singapura dan Filipina. Maka dari itu, tingkat emisi gas rumah kaca harus diminimalisir agar dampaknya terhadap temperatur dan lingkungan berkurang.

Menurut Kawasaki, pengukuran MRV terhadap pembakaran hutan dan gambut, tergantung pada jenis pembakaran yaitu panas dan dingin. Pembakaran panas yang bersifat carbon neutral, menyebabkan kekeringan dan berujung kebakaran hutan. Sedangkan pembakaran dingin, bersifat carbon loss menyebabkan penguraian tanah dalam kondisi aerobik.

Baca juga:   Kisruh SBM ITB dan Rektor di Bahas Bersama DPR

“Dua-duanya berkontribusi terhadap emisi karbon dioksida di Indonesia, tetapi dampak terhadap lingkungan berbeda. Jika pembakaran panas, dapat dipulihkan dalam jangka waktu yang cukup panjang. Pembakaran dingin mengakibatkan kerusakan permanen, terhadap lingkungan,” sambung Kawasaki.

Salah satu program MRV adalah observasi satelit, yang mendeteksi lokasi polusi udara serta intensitas emisi. Program lainnya, field sampling dengan sensor untuk mendata konsentrasi gas rumah kaca dan visibilitas lingkungan, yang dipengaruhi  jumlah dan ukuran partikel gas. Observasi air tanah pun, dapat memprediksi terjadinya kebakaran hutan. (ytn)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: ITBkebakaran hutan


Related Posts

ITB Jajaki Kerja Sama Strategis dengan Kampus Top Eropa di Belanda
HEADLINE

ITB Jajaki Kerja Sama Strategis dengan Kampus Top Eropa di Belanda

25 April 2026
itb utbk
HEADLINE

Pelaksanaan UTBK 2026 di ITB Hari Pertama Berjalan Lancar

22 April 2026
ITB SSU
HEADLINE

ITB Perpanjang Pendaftaran SSU 2026, Beri Kesempatan Lebih Luas

20 April 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.