CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASBISNIS

Mahasiswa ITB Raih Medali Emas WYIE 2022 di Malaysia

Yatti Chahyati
6 Juli 2022
Mahasiswa ITB Raih Medali Emas WYIE 2022 di Malaysia

Mahasiswa ITB raih medali emas dalam ajang World Young Inventors Exhibition (WYIE) 2022 yang dihelat di Kuala Lumpur, Malaysia. (Foto:itb.ac.id)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Prestasi membanggakan kembali diraih mahasiswa Institut Teknologi Bandung. Prestasi tersebut diraih oleh Tim Kaisar Planow. Mereka membawa medali emas dalam ajang World Young Inventors Exhibition (WYIE) 2022 yang dihelat di Kuala Lumpur, Malaysia.

Dalam lomba tersebut, tim membuat perancangan pembangkit listrik tenaga terbarukan di Teluk Mundu dengan judul “Design of Integrated Coastal Defense and Smart Grid Renewable Energy Power Plant for Mundu Bay Sustainable Development Based on Shoreline Management Plant”, merupakan hasil pemikiran dari Amalia Nanda Syafira (PWK 19), Ayubella Anggraini Leksono (PWK 19), Evita Mahar Dewi (PWK 19), Jerome Gerand Miracle Tambatjong (KL 19), dan Rusdianto Efenddi (KL 19).

“Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fakta bahwa Cirebon merupakan kawasan ekonomi khusus yang berada di daerah Segitiga Rebana, mencakup Subang, Majalengka, Indramayu, Cirebon, dan Sumedang,” terang Rusdianto.

Baca juga:   Hindari Kluster Kampus, ITB Gunakan Aplikasi AMARI

Ia menambahkan, kawasan tersebut ditargetkan dapat melejitkan pertumbuhan ekonomi Provinsi Jawa Barat sebesar 10,91 persen di tahun 2023. Teluk Mundu menjadi lokasi studi kasus desain pertahanan pantai yang mengacu pada konsep Rencana Pengelolaan Garis Pantai atau Shoreline Management Plan (SMP).

“Berdasarkan analisis perubahan penggunaan lahan, Teluk Mundu akan dirombak menjadi kawasan industri. Di sisi lain, Teluk Mundu juga memiliki ancaman abrasi, erosi, serta banjir. Alih fungsi menjadi kawasan industri tersebut harus mempertimbanglan risiko bencana yang dapat terjadi,” lanjut Rusdianto.

Ayubella menyebutkan bahwa Teluk Mundu akan menjadi daerah krusial yang diutamakan pengembangannya dan menjadi jantung perekonomian di Kabupaten Cirebon sendiri hingga Jawa Barat dan Indonesia.

Baca juga:   Kornas Pempol Desak OJK Minta AJB Bumiputera 1912 Lakukan Pemilihan BPA Baru

Sistem terintegrasi yang tim ini tawarkan meliputi breakwater sebagai struktur pelindung pantai, pembangkit listrik tenaga surya di belakang breakwater, pembangkit listrik tenaga angin berukuran kecil sampai sedang, pembangkit listrik tenaga gelombang di bagian depan, warehouse sebagai pusat edukasi dan kontrol energi, dan wisata mangrove untuk rekreasi. Desain tersebut tidak hanya menjawab kondisi yang tengah terjadi, tetapi juga telah membuat rancangan desain yang berkelanjutan.

“Daerah tersebut memiliki potensi gelombang yang bisa dijadikan sumber energi alternatif. Kami sudah mengecek perbedaan pasang tiap waktu dan menganalisis pasang surut yang menunjukkan indikasi abrasi ekstrem. Menurut perhitungan kami, pembangunan pembangkit listrik ini juga menguntungkan secara ekonomi. Selain itu, ini adalah bentuk edukasi energi baru terbarukan kepada masyarakat karena pembangkit listrik tenaga gelombang masih kalah beken dengan jenis energi terbarukan lainnya,” papar Rusdianto pada Senin (27/6/2022) lalu.

Baca juga:   ITB Adopsi OVOP ala Jepang untuk Angkat Potensi Desa

Mereka telah melakoni persiapan sejak pertengahan bulan Maret dan kegiatan puncaknya berlangsung pada 26-27 Mei lalu. Lebih dari 200 tim dari 9 negara berbeda dipertemukan dan saling unjuk gigi atas inovasi yang telah dicetuskan. Keberhasilan Tim Kaisar Planow tidak lepas dari dukungan dan bimbingan Ir. Entin Agustini Karjadi, MCE, Ph.D., Ir. Ahmad Mukhlis Firdaus, S.T., M.T., DPhill., dan Ridwan Sutriadi, S.T., M.T., Ph.D.

Rusdianto berharap agar bisa lebih inovatif, mampu mempersiapkan tim sebaik mungkin, juga mencari pendanaan yang memadai untuk ikut berkompetisi. “Kalau punya ide coba dikembangkan saja. Mungkin aka nada banyak hambatan, tapi ide tanpa eksekusi tidak akan memiliki arti,” tutupnya. (*/ran)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: Institut Teknologi BandungITBmahasiswa ITBWorld Young Inventors ExhibitionWYIE 2022


Related Posts

ITB Jajaki Kerja Sama Strategis dengan Kampus Top Eropa di Belanda
HEADLINE

ITB Jajaki Kerja Sama Strategis dengan Kampus Top Eropa di Belanda

25 April 2026
itb utbk
HEADLINE

Pelaksanaan UTBK 2026 di ITB Hari Pertama Berjalan Lancar

22 April 2026
ITB SSU
HEADLINE

ITB Perpanjang Pendaftaran SSU 2026, Beri Kesempatan Lebih Luas

20 April 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.