CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASBANDUNG

Puskesmas Kota Bandung Bekukan Peredaran 200 Stok Obat Sirup

Uby
22 Oktober 2022
Puskesmas Kota Bandung Bekukan Peredaran 200 Stok Obat Sirup.

Puskesmas Kota Bandung bekukan peredaran 200 stok obat sirup. (Foto: uby/pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Pasca Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melarang peredaran obat sirup yang mengandung paracetamol generik bagi anak, puskesmas di Kota Bandung membekukan peredaran 200 stok obat sirup.

“Guna menggantikan stok obat sirup yang dibekukan tersebut, pihak puskesmas menggantinya dengan paracetamol tablet,” kata Kepala Puskesmas Pasirkaliki, dr. Deborah Johana Rattu, Sabtu (22/10/2022).

Perintah larangan penggunaan obat sirup ini terdapat pada surat edaran Kemenkes nomor SR.01.05/III/3461/2022. Dalam surat tersebut dijelaskan bahwa apotek dan puskesmas di larang sementara menjual. Apotek dan puskesmas juga dilarang mengedarkan obat sirup kepada masyarakat dengan sakit apapun.

Baca juga:   Seluruh Puskesmas di Kota Bandung Buka 24 Jam Saat Pencoblosan Pemilu 2024

Diketahui, produk obat sirup mengandung bahan kimia perusak ginjal yang segera ditarik dari pasaran. Kementerian Kesehatan bersama Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah berkoordinasi untuk menentukan obat mana saja yang akan ditarik.

“Jadi sekarang, kami berkoordinasi dengan BPOM supaya bisa cepat dipertegas. Itu obat-obatan mana saja yang harus kita tarik,” ujar Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin di Kota Serang, Banten, Kamis (20/10/2022) lalu.

Baca juga:   Warga Komplek Griya Cempaka Arum Minta Kejelasan Soal Fasum dan Fasos

Rencana penarikan produk obat sirup itu perusak ginjal itu berkaitan dengan temuan tiga zat kimia berbahaya. Yakni ethylene glycol (EG), diethylene glycol (DEG), dan ethylene glycol butyl ether (EGBE) pada 15 sampel produk obat sirop yang diteliti dari pasien gangguan ginjal akut.

Budi mengatakan zat kimia tersebut terdeteksi di organ pasien melalui penelitian terhadap 99 pasien balita meninggal akibat gagal ginjal di Indonesia. (uby)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Nurrani Rusmana
Tags: gagal ginjalobat siruppuskesmas kota bandungstok obat sirup


Related Posts

Daftar Puskesmas Kota Bandung yang Buka 24 Jam Selama Lebaran 2024
HEADLINE

Daftar Puskesmas Kota Bandung yang Buka 24 Jam Selama Lebaran 2024

4 April 2024
Seluruh Puskesmas di Kota Bandung Buka 24 Jam Saat Pencoblosan Pemilu 2024
HEADLINE

Seluruh Puskesmas di Kota Bandung Buka 24 Jam Saat Pencoblosan Pemilu 2024

10 Februari 2024
Tarif Pelayanan Puskesmas di Kota Bandung Naik
PASBANDUNG

Ema Sumarna: Warga Kota Bandung Tak Akan Terdampak Kenaikan Tarif Puskesmas

15 Januari 2024

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.