CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 10 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
Home PASBANDUNG

Memulai Dapur Sehat, Ibu-ibu PKK Belajar Olah Lele Jadi Bakso dan Nugget

Nissa Ratna
18 November 2022
Memulai Dapur Sehat, Ibu-ibu PKK Belajar Olah Lele Jadi Bakso dan Nugget

Memulai Dapur Sehat, Ibu-ibu PKK Belajar Olah Lele Jadi Bakso dan Nugget (Foto: Humas Bandung)

Share on FacebookShare on Twitter

Bandung, WWW.PASJABAR.COM – Ketua TP PKK Kota Bandung Yunimar Mulyana mengatakan, Dapur Sehat (Dashat) merupakan upaya Pemkot Bandung dalam menekan angka stunting.

Kegiatan dapur sehat ini juga merupakan instruksi dai presiden dan juga bagian dari program Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) pusat.

“Ini sebagai pencegahan stunting, sekaligus agar Ibu-ibu punya banyak referensi olahan lele untuk dikonsumsi,” ujarnya.

Baca juga:   Komunitas Tionghoa Kembangkan Inovasi Pengolahan Sampah

Para peserta diberi pendampingan mengolah lele menjadi tiga jenis: nugget, bakso dan krispi. Tujuannya, tiga alternatif sajian ini relatif cocok dengan ibu hamil, ibu menyusui dan bayi.

“Selain itu, bahan pangan lele juga mudah didapatkan, harganya tidak mahal dan kandungan gizinya tinggi,” kata Yunimar menambahkan.

Pemkot Bandung memang tengah berupaua menurunkan. Berbagai pelatihan juga dilakukan, misalnya pelatihan untuk keluarga tanginas.

Baca juga:   Police Goes To School, Cegah Stunting dan Kenakalan Remaja

Pemkot Bandung memberi 755 bantuan budikdamber (budidaya ikan dalam ember) kepada peserta. Harapannya, para peserta dapat mengembangkan budikdamber menjadi produk bernilai ekonomis.

“Lelenya bisa dijual, selain ketahanan pangan, juga bisa menjadi sesuatu bernilai ekonomi,” kata Yunimar.

Sebagai informasi, saat ini angka stunting di Kota Bandung masih berkisar di 26,4 persen. Di sisi lain, Pemerintah Pusat memberi rujukan angka stunting tak lebih dari 14 persen di 2024.

Baca juga:   UGM Kembangkan Alat Deteksi Dini Stunting

“Oleh karena itu, akan banyak program pelatihan. Semoga di tahun tersebut, lebih baik lagi jika kita tekan angka stunting sampai nol. Atau tidak ada stunting baru lagi,” tutur Yunimar. (*/Nis)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Nissa Ratna
Tags: Dapur SehatStunting


Related Posts

Pansus LKPJ DPRD Kota Bandung
HEADLINE

Pansus LKPJ DPRD Kota Bandung Klaim Pembahasan Capai 75 Persen, Fokus Pertajam Misi SDM

5 Mei 2026
Pencegahan Stunting
HEADLINE

REHAT: Menguatkan Keluarga, Cegah Stunting untuk Generasi Emas 2045

4 Maret 2026
Pastikan MBG Tepat Sasaran, Lanud Husein Sastranegara Dukung Penuh Pemenuhan Gizi Nasional. (Ist)
HEADLINE

Pastikan MBG Tepat Sasaran, Lanud Husein Sastranegara Dukung Penuh Pemenuhan Gizi Nasional

14 Agustus 2025

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.